Artikel Ilmiah : G1A016003 a.n. MUHAMMAD 'UZAIR RIFA'I

Kembali Update Delete

NIMG1A016003
NamamhsMUHAMMAD 'UZAIR RIFA'I
Judul ArtikelHubungan antara Nilai OSCE Sarjana dengan Nilai OSCE UKMPPD pada Jurusan Pendidikan Dokter Universitas Jenderal Soedirman
Abstrak (Bhs. Indonesia)Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) merupakan high-stake examination bagi mahasiswa jurusan kedokteran. Pemangku kepentingan perlu mengetahui apakah kemampuan yang telah diukur melalui OSCE tahap sarjana berhubungan dengan nilai OSCE UKMPPD agar OSCE PPDTS dapat menjadi sistem peringatan yang lebih awal bagi pemangku kepentingan dalam menggambarkan kemampuan peserta didik.
Metode. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan metode potong lintang. Data diperoleh dari tenaga kependidikan PPDTS dan tenaga kependidikan PPDTP. Data yang diamati meliputi nilai OSCE angkatan 2014 pada semester lima (5) hingga tujuh (7) di jurusan setelah perbaikan dan nilai OSCE UKMPPD pada tahun 2020. Peneliti menggunakan teknik pengambilan sampel metode sampling jenuh. Sampel penelitian sebanyak 50. Uji normalitas untuk mengetahui distribusi data penelitian menggunakan uji Saphiro Wilk. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson.
Hasil. Uji korelasi mendapatkan nilai p = 0,855 (p > 0,05), hasil ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara nilai OSCE tahap sarjana dan nilai OSCE UKMPPD. Koefisien korelasi dapat diabaikan. Rerata nilai OSCE tahap sarjana mahasiswa FK Unsoed angkatan 2014 adalah 79,25 ± 4,02 dan rerata nilai OSCE UKMPPD periode 2020 yakni 79,24 ± 5,41.
Kesimpulan. Tidak terdapat hubungan antara nilai OSCE tahap sarjana dan nilai OSCE UKMPPD pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman.
Abtrak (Bhs. Inggris)Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) is a high¬-stake examination for medical students. Stakeholders need to know whether the competence attained by OSCE in the preclinical setting can be correlated with UKMPPD OSCE grades so it could be designed as an earlier warning system to demonstrate students competence for stakeholders.
Method. The study used observational analytic as its design and cross-sectional method. Data were acquired from the preclinical and clinical education staff. The examined data were from preclinical 2014 batch of 5th until 7th semester OSCE grades, and UKMPPD OSCE grades of 2020. The author uses saturated sampling method. There are a total of 50 samples. Saphiro Wilk is used to assess the distribution of the data collected, while Pearson is used to do the correlation tests.
Results. Correlation test showed p value = 0.855 (p > 0,05), this shows that there is no correlation of preclinical OSCE grades with UKMPPD OSCE grades. Therefore the correlation coefficient can be ignored. The mean grades for Preclinical OSCE is 79,25 ± 4,02 while the mean grades for UKMPPD OSCE within 2020 period is 79,24 ± 5,41.
Conclusion. No correlation is found between preclinical OSCE grades and UKMPPD OSCE grades of Jenderal Soedirman University’s medical students.
Kata kuncimahasiswa kedokteran, OSCE, tahap sarjana, UKMPPD
Pembimbing 1dr. Miko Ferine, M. Med. Ed
Pembimbing 2Arfi Nurul Hidayah, M. Psi., Psikolog
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2022-01-18 13:17:50.284951
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.