| NIM | K1B016055 |
| Namamhs | RIZKA OCVA LAELATUL MUKAROMAH |
| Judul Artikel | Pemodelan Regresi Probit pada Penderita Demam Berdarah Dengue (Dbd) di Kabupaten Banyumas Tahun 2019 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Demam berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti. Penyakit DBD masih menjadi penyakit endemis di Indonesia. Angka kematian DBD di Kabupaten Banyumas tahun 2019 berada pada peringkat ketiga di Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya penderita DBD menggunakan analisis regresi probit. Analisis regresi probit adalah metode statistika untuk mencari hubungan antara variabel dependen dengan variabel independen. Pada analisis regresi probit variabel dependen yang digunakan harus bersifat kualitatif, sehingga variabel jumlah penderita DBD diklasifikan menjadi dua kategori berdasarkan nilai rata-rata dan median. Variabel independen yang digunakan pada penelitian ini bersifat kuantitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa hanya terdapat satu variabel independen yang memiliki hubungan signifikan terhadap tinggi rendahnya penderita DBD. Variabel independen yang berpengaruh secara signifikan adalah variabel jumlah puskesmas. Setelah diperoleh model akan dilakukan interpretasi model menggunakan efek marjinal pada setiap kecamatan, lalu dicari nilai ketepatan klasifikasi pada model sehingga diperoleh nilai sebesar 87,5% dan nilai kesalahan pada klasifikasi adalah 12,5%. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is an infectious disease caused by Dengue virus which is transmitted by Aedes Aegypti. DHF is still an endemic disease in Indonesia. The DHF mortality rate in Banyumas Regency in 2019 was ranked third in Central Java Province. This study aims to analyze the factors that influence the level of DHF patients using probit regression analysis. Probit regression analysis is a statistical method to find the relationship between the dependent variable and the independent variable. In probit regression analysis, the dependent variable must be qualitative, so that the variable number of DHF sufferers is classified into two categories based on the mean and the median values. The independent variables used in this study are quantitative. The results of the study indicate that there is only one independent variable that has a significant relationship to the level of DHF sufferers. The independent variable that has a significant effect is the number of puskesmas. After obtaining the model, interpretation of the model will be carried out using the marginal effect in each sub-district, then look for the value of classification accuracy on the model so that a value of 87.5% is obtained and the error value in the classification is 12.5%. |
| Kata kunci | DBD, regresi probit,ketepatan klasifikasi. |
| Pembimbing 1 | Supriyanto, M. Si. |
| Pembimbing 2 | Sri Maryani, Ph.D. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2022-01-18 11:38:25.467228 |
|---|