Artikel Ilmiah : A1A015067 a.n. LORA ANA LESTARI

Kembali Update Delete

NIMA1A015067
NamamhsLORA ANA LESTARI
Judul ArtikelPERAN KOPERASI TANI HIDROPONIK SEJAHTERA (KOTAHIRA) TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI DI KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pengembangan koperasi mempunyai peranan penting bagi pertumbuhan ekonomi. Koperasi yang dicanangkan dan didukung oleh pemerintah dengan tujuan agar organisasi ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pendapatan perkapita baik angota maupun non anggota. Kabupaten Bogor dengan lahan pertanian yang terbatas, maka sangat tepat jika tanaman hidroponik dikembangkan karena tidak membutuhkan lahan yang luas. Hal ini memberikan peluang bagi petani hidroponik untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan di Kabupaten Bogor, sehingga kebutuhan konsumen akan dapat terpenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui peran Kotahira dalam memberikan pelayanan terhadap petani anggota Kotahira di Kabupaten Bogor dan 2) menganalisis peran Kotahira terhadap peningkatan pendapatan petani anggota Kotahira di Kabupaten Bogor.
Penelitian dilaksanakan di Koperasi Tani Hidroponik Sejahtera (Kotahira) terhadap anggota koperasi. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik sampel jenuh atau sensus. Metode penelitian yang akan digunakan yaitu metode survei untuk informasi yang dibutuhkan dengan cara menyusun daftar pertanyaan yang diajukan pada responden. Penelitian ini menggunakan 2 (dua) cara pengukuran atau analisis, yaitu dengan analisis deskriptif dan analisis usahatani. Analisis dekriptif digunakan untuk mengetahui peran Kotahira terhadap anggota, sedangkan analisis usahatani digunakan untuk mengetahui pendapatan anggota sebagai dasar perbandingan pendapatan antara anggota dan non anggota koperasi.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peran Kotahira dalam peningkatan pendapatan petani anggota, dilihat dari perhitungan usahatani yaitu penerimaan anggota koperasi sebesar Rp3.224.240, sedangkan non anggota koperasi sebesar Rp2.418.180, pendapatan anggota koperasi sebesar Rp1.528.227, sedangkan non anggota kopersi sebesar Rp446.111 dan besar nilai R/C rasio anggota koperasi sebesar 1,90 sedangkan non anggota koperasi sebesar 1,22. Hal tersebut menyatakan bahwa petani yang tergabung dalam Kotahira lebih menguntungkan dibandingkan petani yang tidak tergabung.
Abtrak (Bhs. Inggris)The development of cooperatives has an important role for economic growth. Cooperatives launched and supported by the government with the aim that this organization is able to improve people's welfare through increasing per capita income for both members and non-members. Bogor Regency with limited agricultural land, it is very appropriate if hydroponic plants are developed because they do not require large areas. This provides opportunities for hydroponic farmers to help meet food needs in Bogor Regency, so that consumer needs will be met. This study aims to 1) determine the role of Kotahira in providing services to farmers who are members of Kotahira in Bogor Regency and 2) analyze the role of Kotahira in increasing the income of farmers who are members of Kotahira in Bogor Regency.
The research was carried out at the Prosperous Hydroponic Farmers Cooperative (Kotahira) to members of the cooperative. The sampling technique used is a saturated sample or census technique. The research method that will be used is the survey method for the information needed by compiling a list of questions posed to the respondents. This study uses 2 (two) methods of measurement or analysis, namely descriptive analysis and farming analysis. Descriptive analysis is used to determine the role of Kotahira towards members, while farming analysis is used to determine the income of members as a basis for comparison of income between members and non-members of the cooperative.
The results showed that Kotahira's role in increasing the income of member farmers, seen from farming calculations, namely the acceptance of cooperative members was Rp.3.224.240, while non-cooperative members were Rp.2.418.180, cooperative member income was Rp.1.528.227, while non-cooperative members were Rp.446.111. and the value of the R/C ratio of cooperative members is 1.90 while non-members of cooperatives are 1.22. This means that farmers who are members of Kotahira are more profitable than farmers who are not.
Kata kunciKoperasi Tani, Hidroponik, Analisis Usahatani, Peran Koperasi, Peningkatan Pendapatan.
Pembimbing 1Dr. Ir. Agus Sutanto, M.P.
Pembimbing 2Dr. Ir. Suyono, M.S
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman22
Tgl. Entri2022-01-12 13:49:09.957263
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.