Artikel Ilmiah : I1A017093 a.n. ELVIRA PUTRI INDRASTYA

Kembali Update Delete

NIMI1A017093
NamamhsELVIRA PUTRI INDRASTYA
Judul ArtikelDETERMINAN PRAKTIK EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI OLEH ORANGTUA PADA SISWA DI SDN KARANG TENGAH 7 KOTA TANGERANG
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Tingginya angka kasus kekerasan seksual pada anak yang dilakukan
oleh orang-orang terdekat termasuk keluarga atau tetangga, sehingga menunjukkan
pentingnya sebuah tindakan pencegahan dari orangtua. Pencegahannya berupa
memberikan pendidikan reproduksi kepada anak sejak dini. Beberapa orangtua
menganggap pendidikan reproduksi adalah hal yang tabu dan persepsi negatif.
Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross
sectional. Populasi penelitian yaitu orang tua siswa SDN Karang Tengah 07 dengan
sampel sebanyak 58 responden yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling.
Instrumen penelitian menggunakan angket dalam bentuk google form. Data analisis
secara univariat dan bivariat.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan responden didominasi oleh usia 11 tahun
(20,7%), jenis kelamin perempuan (56,9%), pendidikan tingkat menengah (53,4%),
pekerjaan ibu rumah tangga (55,2%), pendapatan rendah (58,6%). Hasil analisis bivariat
yang berhubungan adalah pengetahuan (p=0,010).
Kesimpulan: Pengetahuan adalah variabel yang berhubungan terhadap praktik edukasi
orangtua terhadap pemberian pendidikan reproduksi di SDN Karang Tengah 07, Kota
Tangerang. Saran dari penelitian ini yaitu perlu adanya dukungan pemerintah untuk
pengembangan program pendidikan reproduksi pada anak usia dini agar tidak kembali
terjadi kasus kekerasan seksual pada anak.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: The high number of cases of sexual violence against children carried out
by the closest people including family or neighbors, thus showing the importance of a
preventive action from parents. Prevention is in the form of providing reproductive
education to children from an early age. Some parents consider reproductive education is
a taboo and negative perception.
Methodology: This is a quanitative research using a cross sectional approach. The
research population was parents of students at SDN Karang Tengah 07 with a sample of
58 respondents who were selected based on purposive sampling technique. The research
instrument used a questionnaire in the form of a google form. Data analysis was univariate
and bivariate.
Research Results: : The results showed that respondents were dominated by 11 years old
(20.7%), female gender (56.9%), secondary education (53.4%), housewife work (55.2%),
low income ( 58.6%). The result of the related bivariate analysis was knowledge
(p=0.010).
Conclusion: Knowledge is a variable that relates to parental education practices for
providing reproductive education at SDN Karang Tengah 07, Tangerang City. The
suggestion from this research is that there is a need for government support for the
development of reproductive education programs for early childhood so that cases of
sexual violence against children do not occur again.
Kata kunciPerilaku Pendidikan Reproduksi, Orangtua, Kekerasan Seksual
Pembimbing 1Dr. Eri Wahyuningsih, S.Ked., M.Kes
Pembimbing 2Colti Sistiarani, S.KM., M.Kes
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2022-01-03 21:15:34.112655
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.