Artikel Ilmiah : C1C008088 a.n. AINUNNISA SEKAR MOKTASHARI

Kembali Update Delete

NIMC1C008088
NamamhsAINUNNISA SEKAR MOKTASHARI
Judul ArtikelPENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN STRUKTUR
MODAL TERHADAP FINANCIAL DISTRESS
(STUDI EMPIRIS PERUSAHAAN MANUFAKTUR BURSA EFEK
INDONESIA)
Abstrak (Bhs. Indonesia)

RINGKASAN

Financial Distress adalah kondisi yang harus dihindari perusahaan karena
merupakan tanda bahaya karena perusahaan bermasalah dalam solvabilitas,
profitabilitas, dan mengalami penurunan dalam kinerja, atau pun bisa
memperlihatkan keberadaaan dari konflik manajemen yang bisa memengaruhi
perusahaan mengalami kebangkrutan. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian
empiris yang menguji perusahaan-perusahaan manudaktur di BEI tahun 2007-
2010.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membuktikan elemen variabel Good
Corporate Governance dan Struktur Modal dapat menjadi penyebab perusahaan
mengalami kesulitan keuangan. Good Corporate Governance dijelaskan dengan
proksi dewan komisaris, dewan komisaris independen, dewan direksi, komite
audit, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional. Struktur modal
dijelaskan dengan proksi rasio hutang terhadap total ekuitas. Hasil penelitian ini
menunjukan bahwa Good Corporate Governance tidak berpengaruh signifikan
terhadap financial distress begitu juga struktur modal tidak berpengaruh terhadap
financial distress. Variabel diuji dengan Uji Regresi Berganda, didapati hanya
jumlah dewan komisaris dan jumlah kepemilikan manajerial yang berpengaruh
signifikan terhadap financial distress dengan nilai signifikansi 0,039 kurang dari
nilai α (0,05).
Implikasi yang perlu dicatat dari hasil penelitian ini adalah
memaksimalkan implementasi Good Corporate Governance dan juga keefektivan
struktur GCG dalam setiap perusahaan berdasarkan kultur perusahaan dan
kebijakannya. Begitu juga untuk struktur modal perusahaan untuk
memaksimalkan penggunaan hutang sehingga kinaerja perusahaan dapat
maksimal dan mencegah perusahaan mengalami financial distress.
Abtrak (Bhs. Inggris)SUMMARY


Financial distress is a condition that must be avoided by companies
because it is an alert that the companies condition lack of solvability, lack
progress of profitability, decreasing performance or could show existence of
conflicts that might guides towards bankruptcy. This research is an empirical
study which examines manufacturing companies listed in BEI years 2007-2010.
This research purposes to prove good corporate governance (GCG) and
capital structure might be the cause of the companies experience financial
distress. Good corporate governance is asserted by commissioners board,
independent commissioners board, directors board, audit committees, managerial
ownership, and institutional ownership. Capital structure is asserted by ratio of
total debt to total equity. The results show that good corporate governance does
not affect significantly towards financial distress and neither does capital
structure. Attested in multiple regression, only commissioners board and
managerial ownership that have significant influence to financial distress with
score of significant 0,039 less than α (0,05).
The further implication noticed for maintaining and maximizing the
implementation of good corporate governance and also the effectiveness of GCG
structures in each company based on own corporate cultures and policy. Then
also for capital structure in each company can be used maximally for the sake of
company performance so can prevent occurrence of financial distress.
Kata kunciKeywords : Financial Distress, Good Corporate Governance, Capital Structure
Pembimbing 1Drs. Bambang Agus Pramuka M.Acc, P.hd, Ak
Pembimbing 2Christina Tri S., SE., M.Si, Ak
Pembimbing 3
Tahun2012
Jumlah Halaman30
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.