Artikel Ilmiah : F1B114018 a.n. DANI SUFYAN MUSYAFA

Kembali Update Delete

NIMF1B114018
NamamhsDANI SUFYAN MUSYAFA
Judul ArtikelPARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DESA KARANGDUREN, KECAMATAN SOKARAJA, KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Partisipasi Masyarakat Dalam Pelaksanaan Program Pembangunan adalah satu dari wujud kepedulian yang dimiliki masyarakat terlaksanaannya pembangunan. Partisipasi masyarakat merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap berhasil atau tidaknya suatu program pembangunan yang dilakukan dalam suatu wilayah. Partisipasi masyarakat perlu karena adanya program pemerintah yang dilakukan antara lain yaitu untuk masyarakat itu sendiri. Masyarakat seharusnya bersama-sama dengan pemerintah desa dalam memberikan perannya untuk meningkatkan dan mempermudah jalannya pelaksanaan program pembangunan.
Metode Penelitian ini mengunakan jenis atau metode penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Model penelitian kualitatif ini biasanya digunakan dalam pengamatan dan penelitian sosial. Teori ini menggunakan Teori Cohen dan Uphoff yang dikutip oleh Sari (2011 : 61-63). Partisipasi di bagi menjadi empat (4) yaitu: Partisipasi dalam Pengambilan Keputusan, Partisipasi dalam Pelaksanaan, Partisipasi dalam Pengambilan Keputusan, Partisipasi dalam Evaluasi.
Hasil Penelitian Menujukkan bahwa partisipasi masyarakat Desa Karangduren dalam pembangunan infrastruktur kurang atau rendah. Hal ini ditunjukkan dengan masih rendahnya antusias masyarakat untuk menghadiri rapat-rapat dalam perencanaan pembangunan, masih rendahnya masyarakat dalam menyampaikan ide dan gagasan dalam pelaksanaan pembangunan, masih kurangnya bentuk sumbangan barang atau peralatan dan bahan-bahan bangunan.
Penyebab rendahnya tingkat partisipasi masyarakat di Desa Karangduren, respon masyarakat yang kurang terhadap Program Pembangunan Infrastruktur Desa dan kurangnya sosialisasi. Keterlibatan masyarakat merupakan hal yang paling utama dan penting dalam mempercepat dan memperlancar jalannya proses pembangunan. Tanpa adanya keterlibatan masyarakat, maka kegiatan pembangunan tidak akan berjalan dengan baik.
Kesimpulan dari penelitin ini yaitu: (a) Partisipasi dalam pengambilan keputusan di Desa Karangduren, masih tergolong kurang atau rendah karena dimana kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam menghadiri rapat musyawarah atau pertemuan-pertemuan untuk membahas dan menghasilkan suatu program kegiatan pembangunan infrastruktur desa hanyalah beberapa orang perwakilan masyarakat saja; (b) Partisipasi dalam pelaksanaan di Desa Karangduren, juga masih rendah terutama kesadaran dan keterlibatan dari masyarakat karena dalam proses pelaksanaan pembangunan desa ada beberapa orang yang dipengaruhi atau sibuk dengan kepentingan masing-masing; (c) Partisipasi dalam pengambilan manfaat yang didalamnya kesadaran menjaga, merawat dan memelihara setiap hasil dari pembangunan desa yang sudah dilaksanakan juga masih rendah yang membuat hasil dari pembangunan infrastruktur desa mengalami kerusakan atau tidak terawatt; dan (d) Partisipasi masyarakat dalam evaluasi di Desa Karangduren, satu sering mengkritik pemerintah, karena penilaian masyarakat selama berjalannya kegiatan pelaksanaan pembangunan yang dilakukan pemerintah kurang memberikan perhatian yang membuat semangat masyarakat menurun.
Abtrak (Bhs. Inggris)Community Participation in the Implementation of Development Programs is a manifestation of the community's concern for the implementation of development. Community participation is one of the factors that influence the success or failure of a development program carried out in an area. Community participation is necessary because of government programs carried out, among others, for the community itself. The community should work together with the village government in providing its role to improve and facilitate the implementation of development programs.
Methods This research uses the type or method of qualitative research is descriptive. This qualitative research model is usually used in social observation and research. This theory uses the theory of Cohen and Uphoff quoted by Sari (2011: 61-63). Participation is divided into four (4) namely: Participation in Decision Making, Participation in Implementation, Participation in Decision Making, Participation in Evaluation.
The results of the study show that the participation of the Karangduren Village community in infrastructure development is lacking or low. This is indicated by the low enthusiasm of the community to attend meetings in development planning, the low level of community in conveying ideas and ideas in the implementation of development, the lack of donations of goods or equipment and building materials.
The causes of the low level of community participation in Karangduren Village, the lack of community response to the Village Infrastructure Development Program and lack of socialization. Community involvement is the most important and important thing in accelerating and expediting the development process. Without community involvement, development activities will not run well.





The conclusions of this research are: (a) Participation in decision making in Karangduren Village, is still classified as lacking or low because of public awareness and concern in attending deliberation meetings or meetings to discuss and produce a program of village infrastructure development activities only a few representatives society only; (b) Participation in implementation in Karangduren Village is also still low, especially awareness and involvement from the community because in the process of implementing village development there are several people who are influenced or busy with their respective interests; (c) Participation in taking benefits in which awareness of maintaining, caring for and maintaining every result of village development that has been implemented is also still low which makes the results of village infrastructure development damaged or not maintained; and (d) Community participation in evaluations in Karangduren Village, one often criticizes the government, because the community's assessment during the implementation of development activities carried out by the government pays less attention to which makes people's morale decline.
Kata kunciPartisipasi Masyarakat, Pembangunan, Infrastruktur
Pembimbing 1Dr. Denok Kurniasih, M.Si.
Pembimbing 2Drs. Pawrtha Dharma, M.Si.
Pembimbing 3Dr. Slamet Rosyadi, M.Si.
Tahun2021
Jumlah Halaman126
Tgl. Entri2021-12-23 20:37:13.608302
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.