Artikel Ilmiah : B1A016022 a.n. DITA ANGGRAENI KUSUMAWARDANI

Kembali Update Delete

NIMB1A016022
NamamhsDITA ANGGRAENI KUSUMAWARDANI
Judul ArtikelKEANEKARAGAMAN GULMA PADA LAHAN TANAMAN KECIPIR (Psophocarpus tetragonolobus) BERDASARKAN KETINGGIAN TEMPAT YANG BERBEDA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus) merupakan tanaman dari famili Fabaceae. Kecipir mempunyai potensi untuk dikembangkan dalam skala besar untuk mensuplai bahan industri produk kecipir, sementara itu banyak faktor penghalang dalam budidaya tanaman kecipir salah satunya dengan keberadaan gulma. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi keanekaragaman komunitas gulma yaitu ketinggian tempat di atas permukaan laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman spesies gulma pada tanaman kecipir (P. tetragonolobus) di berbagai ketinggian yang berbeda sebagai dasar dalam pengendalian gulma, serta mengetahui spesies gulma dominan pada tanaman kecipir di ketinggian yang berbeda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dan pengambilan sampel dengan teknik kuadrat. Data yang diperoleh dihitung menggunakan Indeks Nilai Penting (INP), Indeks Keanekaragaman (H'), Indeks Kemerataan Spesies (e), dan Indeks Kesamaan (IS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa di lahan kecipir pada enam ketinggian berbeda terdapat 30 spesies gulma. Spesies gulma yang berpotensi mendominasi lahan tanaman kecipir pada ketinggian 50 m dpl adalah Ageratum conyzoides (36,35%), ketinggian 200 m dpl adalah Echinochloa glabrescens (38,42%), ketinggian 400 m dpl adalah Chromolaena odorata (47,53%), ketinggian 600 m dpl adalah C. odorata (72,93%), ketinggian 800 m dpl adalah A. conyzoides (57,32%), dan ketinggian 1.100 m dpl adalah Acalypha indica (78,83%). Hasil analisis indeks kemerataan spesies (e) di lahan kecipir pada ketinggian 50 m dpl sebesar 0,88, ketinggian 200 m dpl sebesar 0,87, ketinggian 400 m dpl sebesar 0,85, ketinggian 600 m dpl sebesar 0,84, ketinggian 800 m dpl sebesar 0,77, dan ketinggian 1.100 m dpl sebesar 0,76.
Abtrak (Bhs. Inggris)Winged Bean (Psophocarpus tetragonolobus) is a species from family Fabaceae. Winged bean has potential to be growth on a large scale to supply industry, meanwhile there are many factors that inhibit the cultivation of winged bean, one of which is weeds. One of the factors that can affect the diversity of weed communities is the altitude. This study aimed to determine the diversity of weeds in winged bean (P.tetragonolobus) at different altitude as a basis for weed control, and to determine the dominant weed in winged bean at different altitude. The method used in this research is survey method and sampling with quadratic technique. The calculation of the data uses an important value index (IVI), species diversity index (H '), species evenness index (e), and similarity index (IS). Weed species that have the potential to dominate the bean fields at an altitude of 50 m a.s.l are Ageratum conyzoides (36,35%), at an altitude of 200 m a.s.l is Echinochloa glabrescens (38,42%), at an altitude of 400 m a.s.l is Chromolaena odorata (47,53%), at an altitude 600 m a.s.l is C. odorata (72,93%), at an altitude 800 m a.s.l is A. conyzoides (57,32%), and at an 1.100 m a.s.l is Acalypha indica (78,83%). The results of the analysis of the evenness index of species (e) at an altitude of 50 m a.s.l is 0.88, an altitude of 200 m a.s.l is 0.87, an altitude of 400 m a.s.l is 0.85, an altitude of 600 m a.s.l is 0.84, an altitude of 800 m a.s.l is 0.77, and an altitude of 1,100 m a.s.l is 0.76.
Kata kuncigulma, kecipir (Psophocarpus tetragonolobus), ketinggian tempat
Pembimbing 1Drs. Edy Yani, M.S.
Pembimbing 2Dra. Hexa Apriliana Hidayah, M.S.
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2021-12-17 02:27:38.678448
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.