Artikel Ilmiah : J1B016022 a.n. DEBI HILDA ABDILA

Kembali Update Delete

NIMJ1B016022
NamamhsDEBI HILDA ABDILA
Judul ArtikelKODE SEMIK DALAM NOVEL KALATIDHA KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA: TINJAUAN SEMIOTIKA ROLAND BARTHES
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini membahas unit-unit bacaan (leksia) yang dikategorikan sebagai kode semik dalam novel Kalatidha karya Seno Gumira Ajidarma. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Kajian semiotika Roland Barthes digunakan untuk mengkaji novel dengan alasan Kalatidha merupakan suatu karya yang mengandung banyak tanda sehingga perlu dimaknai secara mendalam. Novel Kalatidha memusatkan penceritaan pada gambaran psikologis tokoh utama, suasana atmosferik suatu kisah, tempat, suasana serta objek-objek tertentu. Atas dasar tersebut penelitian difokuskan untuk mengidentifikasi leksia-leksia yang dikategorikan sebagai kode semik. Hasil penelitian menemukan 175 leksia kode semik. Leksia-leksia yang telah diidentifikasi sebagai kode semik dianalisis maknanya dan digolongkan menjadi 28 makna. Adapun makna-makna yang ditemukan merupakan cerminan yang menggambarkan krisis di berbagai aspek kehidupan manusia. Dua puluh delapan makna tersebut adalah; hakikat kesenangan hidup, dualisme realitas, antusiasme, empati, tragedi sejarah, romantisme, dunia transendental, sikap skeptis, trauma psikologis, penguasa otoriter, kepercayaan terhadap mitologi, ketidakadilan hukum, krisis kemanusiaan, realitas sosial, pelecehan dan kekerasan, penderitaan, diskursus kegilaan, tuntutan keadilan, ketidakadilan, pembalasan dendam, utopia harapan, pemutarabalikan fakta, stigma terhadap kelompok marjinal, dilema, kecenderungan melupakan masa lalu dan materialisme masa kini, kegilaan, ketidakadilan proses pencidukan, dan pengembalian ingatan. Makna-makna ini menggambarkan permasalahan yang terjadi dalam kehidupan manusia. Terhadap realita tersebut, novel Kalatidha hadir sebagai pengingat dan pembelajaran.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study discusses reading units (lexia) which are categorized as seme codes in the novel Kalatidha by Seno Gumira Ajidarma. The method used is descriptive method. The semiotic study of Roland Barthes is used to examine the novel because Kalatidha is a work that contains many signs so it needs to be interpreted in depth. The novel Kalatidha focuses on the psychology of the main character, the atmosphere of the story, place and certain objects. On this basis, the research is focused on identifying lexias which categorized as seme codes. The results of the study found 175 seme code lexias. Lexias that have been identified as seme codes are analyzed for their meanings and classified into 28 meanings. The meanings found are reflections that describe crises in various aspects of human life. The twenty-eight meanings include; the nature of pleasure in life, dualism of reality, enthusiasm, empathy, historical tragedy, romanticism, transcendental world, skepticism, psychological trauma, authoritarian rule, belief in mythology, legal injustice, humanitarian crisis, social reality, abuse and violence, suffering, discourse madness, demands for justice, injustice, revenge, utopia of hope, distortion of facts, stigma against marginalized groups, dilemmas, tendency to forget the past and present materialism, madness, unfairness of the arbitration process, and memory restoration. These meanings describe the problems that occur in human life. Against this reality, the novel Kalatidha is present as a reminder and learning.
Kata kuncikode semik, kalatidha, leksia, semiotika.
Pembimbing 1Dra. Sri Nani Hari Yanti, M.Hum
Pembimbing 2Nila Mega Marahayu, S.S., M.A
Pembimbing 3Drs. Bambang Lelono, M.Hum
Tahun2021
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri2021-12-07 15:37:24.168694
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.