Artikel Ilmiah : A1D017046 a.n. SAMSUL MAARIF
| NIM | A1D017046 |
|---|---|
| Namamhs | SAMSUL MAARIF |
| Judul Artikel | EVALUASI KEBERADAAN BAKTERI SETELAH APLIKASI BAKTERI ENDOFIT AKAR PADI |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengevaluasi keberadaan bakteri setelah aplikasi bakteri endofit akar padi pada tanah dan akar padi. (2) Mengkarakterisasi bakteri yang terdapat di tanah dan akar padi, setelah aplikasi bakteri endofit akar padi. (3) Menguji kemampuan bakteri yang ditemukan terhadap Xanthomonas oryzae pv. oryzae. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman pada November 2020 sampai April 2021. Eksplorasi bakteri endofit diakukan dengan mengisolasi tanaman padi yang berasal dari penelitian sebelumnya yang telah diaplikasikan bakteri endofit SM1 (Somagede 1), SB1 (Sumbang 1) dan SB3 (Sumbang 3). Bagian yang diisolasi yaitu bagian tanah perakaran dan akar padi. Bakteri yang telah diisolasi kemudian dikarakterisasi secara makroskopis, mikroskopis, biokimia dan fisiologis. Karakter makroskopis meliputi bentuk koloni, tepi koloni, elevasi koloni, tekstur koloni dan warna koloni. Karakter mikroskopis meliputi pewarnaan gram, bentuk sel dan pewarnaan endospora. Karakter biokimia bakteri dengan pengujian gram menggunakan KOH 3% dan katalase dengan H2O2. Karakter fisiologis dengan pengujian pertumbuhan bakteri pada variasi suhu, pH dan kadar garam. Pengujian kemampuan antagonis bakteri endofit terhadap Xoo dilakukan dengan metode double layer dan mengukur zona hambat yang terbentuk dengan menghitung selisih diameter zona hambat dengan diameter koloni bakteri endofit kemudian diukur menggunakan penggaris (mm). Variabel yang diamati pada uji antagonis adalah zona bening yang terbentuk dan diukur menggunakan penggaris dengan satuan milimeter (mm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Evaluasi keberadaan bakteri pada tanah dan akar padi yang dilakukan menunjukkan keberadaan bakteri setelah aplikasi masih tersedia dan bakteri berhasil diisolasi; (2) Hasil idetifikasi yang telah dilakukan dengan pengujian, pengamatan morfologi koloni, sel, uji fisiologi, dan uji biokimia menunjukkan bakteri yang ditemukan memiliki karakter yang sama dengan bakteri SM1, SB1 dan SB3; (3) Kemampuan daya hambat bakteri dalam menekan pertumbuhan Xoo paling besar yaitu isolat SB1 dengan rata-rata zona hambat sebesar 9,57 mm dengan mekanisme penghambatan antagonis bersifat bakteriostatik |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study aims to: (1) evaluate the presence of bacteria after application of endophytic bacteria on rice roots and rice roots. (2) Characterizing the bacteria present in the soil and rice roots, after the application of endophytic bacteria in rice roots. (3) Testing the ability of bacteria against Xanthomonas oryzae pv. oryzae. The research was carried out at the Plant Protection Laboratory, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University from November 2020 to April 2021. Isolation of endophytic bacteria was carried out by isolating rice plants from previous studies that had been applied to endophytic bacteria Somagede 1 (SM1), Sumbang 1 (SB1) and Sumbang 3 (SB3) . The isolated parts are the root soil and rice roots. The isolated bacteria were then characterized macroscopically, microscopically, biochemically and physiologically. Macroscopic characters include colony shape, colony edge, colony elevation, colony texture and colony color. Microscopic characters include gram staining, cell shape and endospore staining. Bacterial biochemical character by gram testing using KOH 3% and catalase with H2O2. Physiological characters by testing the growth of bacteria on variations in temperature, pH and salt content. Testing the antagonist ability of endophytic bacteria against Xoo was carried out using the double layer method and measuring the inhibition zone formed by calculating the difference between the diameter of the inhibition zone and the diameter of the colony of endophytic bacteria and then measured using a ruler (mm). The variable observed in the antagonist test was the clear zone formed and measured using a ruler with units of millimeters (mm). The results showed that: (1) The evaluation of the presence of bacteria in the soil and rice roots showed the presence of bacteria after application was still available and the bacteria were isolated; (2) The results of identification that have been carried out by testing, observing colony morphology, cells, physiological tests, and biochemical tests show that the bacteria found have the same characters as SM1, SB1 and SB3 bacteria; (3) The ability of the inhibition of bacteria in suppressing the growth of Xoo was greatest, namely SB1 isolate with an average inhibition zone of 9.57 mm with a bacteriostatic antagonist inhibition mechanism |
| Kata kunci | Bakteri Endofit, Mekanisme Antagonis, Xanthomonas oryzae pv. oryzae. |
| Pembimbing 1 | Dr. Ir. Heru Adi Djatmiko, M.P. |
| Pembimbing 2 | Dr. Ir Nur Prihatiningsih, M.S. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2021 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2021-11-18 13:52:08.706347 |