Artikel Ilmiah : J0A018005 a.n. SYAFHIRA YUNINDRIA FATHIMAH
| NIM | J0A018005 |
|---|---|
| Namamhs | SYAFHIRA YUNINDRIA FATHIMAH |
| Judul Artikel | Virtual Tour Conducted by Banyumas DINPORABUDPAR to Raise People Interest to Visit Karangsalam Tourism Village |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Masa pandemi membuat munculnya pembatasan mengunjungi tempat-tempat wisata. Pandemi juga berdampak pada wisata virtual yang kini tengah populer di kalangan masyarakat. Karena masih baru, DINPORABUDPAR memperkenalkannya kepada masyarakat dengan mengangkat topik Desa Wisata Karangsalam. Kegiatan praktik kerja ini dilaksanakan pada tanggal 8 Februari 2021 – 10 Maret 2021, di Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Banyumas. Pelatihan kerja ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana wisata virtual dibuat dan diimplementasikan serta sebagai promosi untuk menarik minat masyarakat berkunjung ke Banyumas kedepannya. Dalam melaksanakan kerja praktek, penulis menggunakan metode observasi, metode angket, dan metode wawancara. Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata berperan penting dalam mengatur dan mengembangkan kawasan wisata. Selain itu, DINPORABUDPAR juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan informasi kepada wisatawan, yang juga merupakan sarana promosi pariwisata. Salah satu promosi yang bisa dilihat adalah akun Instagram @dinporabudpar_banyumas, telah diikuti 6.997 followers dan aktif mempromosikan pariwisata di Kabupaten Banyumas. Dari praktik kerja tersebut, penulis menemukan bahwa pembuatan virtual tour dilakukan melalui beberapa tahapan, seperti berdiskusi, melakukan survei lokasi, membuat izin, membuat naskah dan video, melakukan promosi di media sosial, dan melaksanakan wisata virtual. Wisata virtual ini dibagi menjadi empat sesi pelaksanaan: pembukaan, acara utama, tanya jawab, dan penutupan. Hasil dari praktik kerja ini menunjukkan bahwa wisata virtual yang diadakan oleh DINPORABUDPAR berhasil menarik minat peserta virtual tour untuk berkunjung ke desa wisata Karangsalam. Bahkan ada empat peserta yang mengajukan pertanyaan mengenai topik yang disajikan. Empat faktor yang dapat mendorong minat wisatawan dalam tur virtual bahasa Inggris adalah konten, keterampilan pemandu wisata, juru bahasa, dan durasi. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The pandemic made the emergence of restrictions on visiting tourist attractions. Pandemic also has an impact on virtual tours, which are now popular among the public. Because this is still new, DINPORABUDPAR introduces it to the community by raising the topic of Karangsalam Tourism Village. This job training activity was conducted on February 8, 2021 – March 10, 2021, at the Banyumas Regency Youth, Sports, Culture, and Tourism Office. This job training aims to find out how virtual tours are created and implemented and promotion to attract public interest to visit Banyumas in the future. In carrying out the job training, the writer uses the method of observation, questionnaire method, and interview method. Department of Youth, Sports, Culture, and Tourism plays an essential role in regulating and developing tourist areas. In addition, DINPORABUDPAR also has a responsibility to provide information to tourists, which is also a means of tourism promotion. One of the promotion that can be seen is on Instagram account @dinporabudpar_banyumas, followed by 6,997 followers and actively promoting tourism in Banyumas district. From the job training, the writer found that making a virtual tour was carried out through several stages, such as discussing, conducting site surveys, making permits, making scripts and videos, promoting on social media, and implementing virtual tours. The virtual tour is divided into four implementation sessions: opening, the main event, question and answer, and closing. The results of this job training show that the virtual tour held by DINPORABUDPAR succeeded in attracting virtual tour participants to visit Karangsalam tourism village. There were even four participants who asked questions about the topics presented. Four factors that can promote tourist interest in virtual English tours are content, tour guide skills, interpreter, and duration. |
| Kata kunci | virtual, tour, interest, karangsalam, tourism |
| Pembimbing 1 | Rosyid Dodiyanto |
| Pembimbing 2 | Indah Puspitasari |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2021 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2021-11-16 18:35:53.266117 |