| NIM | A1A015080 |
| Namamhs | REZKY CANDRA MAULANA |
| Judul Artikel | Kontribusi Pendapatan usahatani jamur tiram terhadap pendapatan keluarga petani jamur tiram di Desa Sindang Mekar Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tanaman jamur di Indonesia masih memiliki peluang untuk dikembangkan dan dikelola dengan baik. Salah satu desa di Kecamatan Dukupuntang yang cukup dikenal dengan hasil jamur tiram yaitu Desa Sindang Mekar. Usahatani budidaya jamur tiram memiliki keunggulan dan mampu meberikan kontribusi yang besar terhadap pendapatan rumah tangga petani. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk meneliti kontribusi pendapatannya. Penelitian ini bertujujuan untuk: 1) Mengetahui besarnya biaya produksi, penerimaan dan pendapatan usahatani budidaya jamur tiram; 2) Mengetahui besarnya kontribusi pendapatan usahatani budidaya jamur tiram terhadap pendapatan rumah tangga petani. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juni 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Jumlah sampel petani ditentukan menggunakan metode sensus sejumlah 23 responden. Hasil penelitiandari rata-rata responden menunjukkan : 1) Pendapatan dari On Farm Rp24.297.162, Pendapatan dari Non farm Rp13.956.522 ; 2) Kontribusi pendapatan sebesar 63,20 %. Hal ini menunjukkan bahwa kontribusi usahatani jamur tiram terhadap pendapatan rumah tangga petani tergolong tinggi
|
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Mushroom plants in Indonesia still have the opportunity to be developed and managed properly. One of the villages in Dukuntang Subdistrict which is well known for its oyster mushroom products is Sindang Mekar Village. Oyster mushroom cultivation has advantages and is able to provide a large contribution to farmers' household income. Therefore, researchers are interested in examining the contribution of income. This study aims to: 1) Determine the cost of production, revenue and income of oyster mushroom cultivation; 2) Increase the contribution of oyster mushroom farming income to farmers' household income. This research was conducted from May to June 2021. The research method used was a survey method. The number of samples of farmers was determined using the census method with a total of 23 respondents. The results of the research from the average respondents showed: 1) Income from Livestock Rp. 24.297.162, Non-Livestock Income Rp. 13.956.522; 2) Revenue contribution is63,20%. This shows that the contribution of oyster mushroom farming to the household income of farmers is low.
|
| Kata kunci | budidaya jamur tiram, pendapatan dan kontribusi pendapatan. |
| Pembimbing 1 | Budi Dharmawan, S.P., M.Si., Ph.D |
| Pembimbing 2 | Ir. Adwi Herry Kosoema Elyanto, M.P |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2021 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2021-11-15 09:23:14.480674 |
|---|