Artikel Ilmiah : B1A017004 a.n. NOVA APRILIA NUR SALAMAH

Kembali Update Delete

NIMB1A017004
NamamhsNOVA APRILIA NUR SALAMAH
Judul ArtikelSENSITIVITAS Alternaria sp. DAN Curvularia sp. PENYEBAB PENYAKIT NEKROTIK PADA BUNGA MATAHARI
TERHADAP BEBERAPA FUNGISIDA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Bunga matahari (Helianthus annus L.) termasuk Famili Compositae, beradaptasi pada daerah dengan keadaan temperatur yang panas. Keberadaan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang menyerang tanaman bunga matahari seringkali menjadi faktor penghambat seperti keberadaan hama dan penyakit yang disebabkan patogen Alternaria sp. dan Curvularia sp. penyebab penyakit nekrotik. Salah satu cara untuk mengendalikan penyakit adalah penggunaan fungisida. Fungisida memiliki spesifikasi kerja yang dapat membunuh atau menghambat pertumbuhan jamur. Penggunaan fungisida yang mengandung bahan aktif berupa benomil, mankozeb, karbendazim, propikonazol, dan iprodion dapat digunakan untuk mengendalikan patogen penyebab penyakit pada bunga matahari. Penggunaan satu jenis bahan aktif fungisida dengan intensif memunculkan dampak negatif, patogen akan mengalami tekanan dan secara terus menerus akan menyesuaikan diri yang akan menyebabkan mutasi gen patogen sehingga menyebabkan sensitivitas terhadap fungisida berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat sensitivitas Alternaria sp. dan Curvularia sp. terhadap benomil, mankozeb, iprodion, karbendazim, dan propikonazol sehingga dapat mengetahui jenis fungisida yang paling efektif untuk mengendalikan Alternaria sp. dan Curvularia sp. Hasil penelitian menunjukkan Alternaria sp. dan Curvularia sp. memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda. Alternaria sp. sensitif terhadap fungisida mankozeb pada fase perkecambahan konidia, sedangkan Curvularia sp. sangat sensitif terhadap propikonazol pada fase pertumbuhan miselium. Fungisida yang paling efektif untuk mengandalikan penyakit nekrotik pada tanaman bunga matahari yang disebabkan oleh Alternaria sp. yaitu fungisida dengan bahan aktif mankozeb pada dosis 2,5 gr/L, sedangkan fungisida yang paling efektif untuk mengandalikan penyakit nekrotik pada tanaman bunga matahari yang disebabkan oleh Curvularia sp. yaitu fungisida dengan bahan aktif propikonazol pada dosis 3 mL/L.
Abtrak (Bhs. Inggris)Sunflower (Helianthus annus L.) belongs to the Compositae family, adapting to areas with hot temperatures. The presence of plant pest organisms (OPT) that attack sunflower plants is often an inhibiting factor such as the presence of pests and diseases caused by the pathogen Alternaria sp. and Curvularia sp. cause of necrotic disease. One way to control the disease is the use of fungicides. Fungicides have work specifications that can kill or inhibit the growth of fungi. The use of fungicides containing active ingredients in the form of benomyl, mankozeb, carbendazim, propiconazole, and iprodion can be used to control disease-causing pathogens in sunflower. Intensive use of one type of fungicide active ingredient has a negative impact, pathogens will experience stress and will continuously adapt which will cause pathogenic gene mutations, causing reduced sensitivity to fungicides. This study aims to determine the sensitivity level of Alternaria sp. and Curvularia sp. against benomyl, mankozeb, iprodion, carbendazim, and propiconazole so as to determine the most effective type of fungicide to control Alternaria sp. and Curvularia sp. The results showed that Alternaria sp. and Curvularia sp. have different levels of sensitivity. Alternaria sp. sensitive to the fungicide mankozeb in the conidia germination phase, while Curvularia sp. very sensitive to propiconazole in the mycelium growth phase. The most effective fungicide to control necrotic disease in sunflower caused by Alternaria sp. namely a fungicide with the active ingredient mankozeb at a dose of 2.5 g/L, while the most effective fungicide for controlling necrotic disease in sunflower plants caused by Curvularia sp. namely fungicide with the active ingredient propiconazole at a dose of 3 mL/L.
Kata kuncibenomil, iprodion, karbendazim, mankozeb, propikonazol, tingkat hambatan relatif
Pembimbing 1Dr. Juni Safitri Muljowati, S. Si, M. P
Pembimbing 2Dra. Endang Sri Purwati, M. P
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2021-11-09 22:44:34.171805
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.