| NIM | J1C015035 |
| Namamhs | WAHYU DEVITA SETYARINI |
| Judul Artikel | Representasi Kawaii dan Omotenashi pada Yuru-kyara Prefektur Nara (Analisis Semiotika Roland Barthes) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Yuru-kyara merupakan salah satu jenis maskot di Jepang yang dibuat untuk mempromosikan acara pemerintahan daerah, revitalisasi desa/kota/provinsi, dan lembaga atau instansi pemerintahan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan makna semiotika pada yuru-kyara prefektur Nara, serta menginterpretasikan konsep kawaii dan omotenashi yang terdapat pada yuru-kyara tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian interpretatif kualitatif dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode baca, simak, catat (BSC) dan studi pustaka. Teknik analisis data dilakukan dengan metode analisis data interaktif Miles dan Huberman, dengan sumber data dari website localchara.jp. Data berupa gambar dan foto dari yuru-kyara Sento kun, Manto kun, Na-ra chan, Renka chan, Narakkii, dan Nakkyon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada masing-masing yuru-kyara prefektur Nara yang dianalisis, terdapat makna denotasi, konotasi, dan mitos di dalamnya. Selain itu juga pada masing-masing yuru-kyara prefektur Nara, terdapat 7 indikator kawaii dan 2 indikator omotenashi pada Sento kun, 6 indikator kawaii dan 3 indikator omotenashi pada Manto kun, 5 indikator kawaii dan 3 indikator omotenashi pada Na-ra chan, 6 indikator kawaii dan 3 indikator omotenashi pada Renka chan, 4 indikator kawaii dan 2 indikator omotenashi pada Narakkii, serta 5 indikator kawaii dan 2 indikator omotenashi pada Nakkyon. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Yuru-chara is one of a type of mascot in Japan that created to promote local government events, revitalization of villages, cities, or provinces, and government institutions. The purpose of this study is to describe the semiotic meanings of yuru-chara in Nara Prefecture, and to interpret the kawaii and omotenashi concepts that contained in that yuru-chara. This research is a qualitative interpretive research with data collection techniques using read, listen, note-taking techniques (BSC) and literature study research. The data analysis technique using Miles and Huberman’s interactive analysis technique with the data source from localchara.jp website. The data in this study are pictures and photos of yuru-chara Sento kun, Manto kun, Na-ra chan, Renka chan, Narakkii, and Nakkyon. The results of the analysis showed that in every yuru-chara of Nara Prefecture that has been analyzed, there are denotative, connotative, and myth meanings in it. In addition, the results found that there are 7 kawaii indicators and 2 omotenashi indicators on Sento kun, 6 kawaii indicators and 3 omotenashi indicators on Manto kun, 5 kawaii indicators and 3 omotenashi indicators on Na-ra chan, , 6 kawaii indicators and 3 omotenashi indicators on Renka chan, , 4 kawaii indicators and 2 omotenashi indicators on Narakkii, and 5 kawaii indicators and 2 omotenashi indicators on Nakkyon. |
| Kata kunci | yuru-chara, kawaii, omotenashi, nara, semiotics |
| Pembimbing 1 | Dr. Yusida Lusiana, S.S., M.Si., M.Pd |
| Pembimbing 2 | Yudi Suryadi, S.Pd., M.Pd |
| Pembimbing 3 | Idah Hamidah, S.S., M.Hum |
| Tahun | 2021 |
| Jumlah Halaman | 8 |
| Tgl. Entri | 2021-11-09 15:09:50.113455 |
|---|