| NIM | B1A017015 |
| Namamhs | HAFIZHAH MUNA SUNARMA |
| Judul Artikel | Karakterisasi Molekuler Ikan Sidat (Anguilla sp.) Menggunakan Teknik PCR-RAPD |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Ikan sidat (Anguilla sp.) merupakan salah satu komoditas perikanan dengan nilai jual tinggi karena memiliki kandungan nutrisi tinggi dan merupakan makanan mewah, sehingga banyak permintaan dari berbagai negara. Tingginya permintaan pasar mengakibatkan penurunan stok ikan sidat di alam terjadi secara signifikan, hal itu dikarenakan benih yang dibudidayakan merupakan hasil tangkapan dari alam. Siklus hidup Ikan sidat tergolong katadromus, sehingga beragam spesies dapat menuju area sungai yang sama atau sebaliknya, spesies sama dapat menuju sungai berbeda. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelusuran tentang spesies sidat pada satu lokasi yang sama atau perbedaan antara individu dari satu spesies namun dikoleksi dari sungai berbeda. Identifikasi dapat dilakukan berdasarkan karakter morfologi maupun karakter molekuler. Salah satu penanda molekuler yang digunakan untuk menganalisis keragaman genetik adalah RAPD. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data karakter molekuler ikan sidat dari sungai Cibeureum dan Sapuregel, sehingga dapat digunakan dalam mengenali spesies dan keragamannya berdasarkan teknik PCR-RAPD. Manfaat dari penelitian ini yaitu memberikan informasi ilmiah mengenai ikan sidat yang dapat dibedakan spesiesnya menggunakan PCR-RAPD, sehingga berguna untuk pembudidaya ikan sidat dalam menentukan program pemuliaan selanjutnya. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik random sampling. Variabel yang diamati berupa keragaman jenis dan keragaman genetik, sedangkan parameter yang dihitung yaitu jumlah spesies, polimorfisme, keragaman lokus, dan keragaman gen serta perbedaan genetik antar populasi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan April 2021 di Laboratorium Taksonomi Hewan Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Keragaman genetik dianalisis secara molekuler menggunakan analysis of molecular varian (AMOVA) menggunakan program Arlequin versi 3.5. Amplifikasi penanda RAPD dilakukan menggunakan lima primer yaitu OPA 20, OPAC 14, OPB 01, OPA 09, dan OPA 05. Hasil amplifikasi diperoleh aplikon dengan ukuran pita berkisar antara 223 bp dan 1800 bp. Nilai polimorfisme untuk populasi Cibeureum yaitu 96,29%, sedangkan untuk Sapuregel 88,88%. Keragaman gen untuk populasi Cibereum 1 ± 0,0243, sedangkan untuk populasi Cibeureum memiliki keragaman gen sebesar 1 ± 0,0202. Parameter keragaman lokus untuk populasi Cibeureum 0,3791 ± 0,1991, sedangkan untuk populasi Sapuregel 0,3646 ± 0,1900. Nilai ketiga parameter tersebut menunjukan bahwa populasi ikan sidat (Anguilla sp.) di Sungai Cibeureum dan Sapuregel memiliki keragaman genetik yang tinggi. Populasi Anguilla sp dari Sungai Cibereum dan Sapuregel tidak menunjukkan perbedaan genetik, dan populasi ikan sidat dari kedua sungai termasuk ke dalam satu populasi yang besar. Kemiripan genetik antara dua populasi tersebut merupakan bukti awal bahwa populasi ikan sidat pada kedua lokasi termasuk kedalam spesies yang sama. Mengacu pada hasil penelitian terdahulu, spesies ikan sidat yang hidup kedua sungai tersebut adalah Anguilla bicolor. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Eel fish (Anguilla sp.) is one of the fishery commodities with a high selling value because it has a high nutritional content and is a luxury food, so there is a lot of demand from various countries. High market demand resulted in a significant decline in eel fish stocks in nature, which is because cultivated seeds are the catch of nature. The life cycle of eelfish is classified as katadromus, so various species can go to the same river area or vice versa, the same species can go to different rivers. Therefore, it is necessary to search for eel species in the same location or differences between individuals of one species but collected from different rivers. Identification can be done based on morphological character as well as molecular character. One of the molecular markers used to analyze genetic diversity is RAPD. The study aims to obtain molecular character data of eel fish from the Cibeureum and Sapuregel rivers, so that it can be used in recognizing species and their diversity based on PCR-RAPD techniques. The benefit of this study is to provide scientific information about eel fish that can be distinguished species using PCR-RAPD, so it is useful for eel fish cultivation in determining the next breeding program. This study uses survey methods with random sampling techniques. The observed variables are type diversity and genetic diversity, while the parameters calculated are number of species, polymorphism, locus diversity, and gene diversity and genetic differences between populations. The research was conducted from February to April 2021 at the Animal Taxonomy Laboratory of the Faculty of Biology, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Genetic diversity is analyzed molecularly using analysis of molecular variants (AMOVA) using the Arlequin program version 3.5. Amplification of RAPD markers is performed using five primers namely OPA 20, OPAC 14, OPB 01, OPA 09, and OPA 05. Amplification results obtained aplikon with a band size ranging between 223 bp and 1800 bp. The value of polymorphism for the population of Cibeureum is 96.29%, while for Sapuregel 88.88%. Gene diversity for cibereum population 1 ± 0.0243, while for cibeureum population has gene diversity of 1 ± 0.0202. The loci diversity parameter for the population of Cibeureum was 0.3791 ± 0.1991, while for sapuregel population 0.3646 ± 0.1900. The value of the three parameters indicates that eel populations (Anguilla sp.) in the Cibeureum and Sapuregel Rivers have a high genetic diversity. The anguilla sp populations of the Cibereum and Sapuregel rivers show no genetic differences, and eel populations from both rivers belong to one large population. The genetic similarity between the two populations is early evidence that eel populations at both locations belong to the same species. Referring to the results of previous research, the species of eel fish that live both rivers is Anguilla bicolor. |
| Kata kunci | Cilacap, Ikan Sidat, polimorfisme, RAPD, sungai. |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Agus Nuryanto, S.Si., M.Si. |
| Pembimbing 2 | Dr. Pi. Dian Bhagawati, M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2021 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2021-11-08 15:34:52.997089 |
|---|