Artikel Ilmiah : B1A017122 a.n. NADYA REHULINA GINTING

Kembali Update Delete

NIMB1A017122
NamamhsNADYA REHULINA GINTING
Judul ArtikelANALISIS VARIASI INTRAPOPULASI UDANG Penaeus merguiensis DI KAWASAN TIMUR ESTUARI SEGARA ANAKAN CILACAP MENGGUNAKAN PCR-RAPD
Abstrak (Bhs. Indonesia)Udang putih (Penaeus merguiensis) merupakan udang yang hidup tersebar di seluruh perairan laut dangkal Indonesia dimulai dari Selat Malaka, pantai utara pulau Jawa, pantai selatan Pulau Jawa (khususnya Cilacap), Maluku dan Laut Arafuru. Daerah potensial lainnya adalah di laut sekitar Sulawesi (Teluk Bone, Teluk Tomini, Selat Makasar dan Laut Sulawesi), sebelah utara Nusa Tenggara (Laut Flores) dan pantai selatan Nusa Tenggara di dasar laut berlumpur atau berpasir. Siklus hidup udang putih diawali dengan fase larva bersifat planktonik dengan kemampuan berenang yang lemah sehingga hanya melayang di perairan. Juvenile udang putih akan terbawa arus ke daerah estuari, muara sungai, rawa dan daerah bakau (mangrove). Individu udang putih dewasa akan bergerak menuju ke perairan laut terbuka.
Penaeus merguiensis salah satu spesies udang berasal dari familia Penaidea. Udang dari familia Penaidea terkenal dengan potensi budidayanya yang tinggi. Udang putih berperan penting dalam ekonomi masyarakat sekitar perairan Segara Anakan Cilacap. Jumlah produksinya sekitar 13% dari total produksi udang di daerah tersebut. Maraknya penangkapan udang putih atau udang jerbung yang ada di berbagai daerah di Indonesia mengharuskan kita mempertahankan populasi udang jerbung dengan pengelolaan secara lanjut, diantaranya adalah dengan mendapatkan informasi variasi genetik dari udang tersebut.
Analisis variasi genetik dapat dilakukan dengan teknik PCR-RAPD, yaitu penanda DNA berbasis PCR yang diamplifikasi menggunakan primer acak. Penanda RAPD akan diamplifikasi menggunakan beberapa primer terpilih yang mampu menghasilkan pola pita konsisten dan polimorfik. Polimorfisme dan keragaman lokus akan dianalisis secara statistik menggunakan perangkat lunak Arlequin 3.5. Penanda RAPD yang digunakan pada populasi udang Penaeus merguensis dari kawasan timur segara anakan bersifat polimorfik dengan nilai polimorfisme yang tinggi, yaitu sebesar 93,75%. Keragaman gen dan keragaman lokus, yaitu berturut-turut sebesar 0.9885±0.0126 dan 0.286542±0.147290. Ketiga nilai tersebut menyediakan bukti bahwa populasi P. merguensis di Segara Anakan memiliki karagaman genetik yang tinggi.
Abtrak (Bhs. Inggris)White shrimp (Penaeus merguiensis) lives throughout Indonesia's shallow waters, starting from the Malacca Strait, the north coast of Java, the south coast of Java (especially Cilacap), Maluku, and the Arafura Sea. Other potential areas are in the seas around Sulawesi (Bonne Bay, Tomini Bay, Makassar Strait, and Sulawesi Sea), north of Nusa Tenggara (Flores Sea), and the south coast of Nusa Tenggara on muddy or sandy seabeds. The life cycle of white shrimp begins with a planktonic larval phase with a weak swimming ability so that it only floats in the waters. Currents will carry juvenile white shrimp to estuaries, river mouths, swamps, and mangrove areas. Adult white shrimp individuals will move towards the open ocean waters.
Penaeus merguiensis is a shrimp species from the Penaidea family. Shrimp from the Penaidea family are known for their high cultivation potential. White shrimp play an essential role in the community's economy around the waters of Segara Anakan Cilacap, and total production is about 13% of the total shrimp production in the area. The rise of catching white shrimp or jerbung shrimp in various regions in Indonesia requires us to maintain the population of jerbung shrimp with further management, including obtaining information on genetic variations of the shrimp.
Genetic variation can be analyzed using the PCR-RAPD technique; a PCR-based DNA marker amplified using random primers. The RAPD marker will be amplified using several selected primers capable of producing consistent and polymorphic banding patterns. Polymorphism and locus diversity will be statistically analyzed using Arlequin 3.5 software. The RAPD marker used in the Penaeus merguensis shrimp population from the eastern region of Segara Anakan was polymorphic with a high polymorphism value, 93.75%. Gene diversity and locus diversity were 0.9885±0.0126 and 0.286542±0.147290, respectively. These three values provide evidence that the P. merguensis population in Segara Anakan has high genetic diversity.
Kata kunciPCR-RAPD, Penaeus merguiensis, Segara Anakan Cilacap, udang putih, variasi intrapopulasi
Pembimbing 1Prof. Dr. Agus Nuryanto, S.Si., M.Si.
Pembimbing 2Dr. Pi. Dian Bhagawati, M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2021-11-08 13:31:38.432497
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.