Artikel Ilmiah : E1A014025 a.n. AGI AGUSTIAN

Kembali Update Delete

NIME1A014025
NamamhsAGI AGUSTIAN
Judul ArtikelPENERQPAN PASAL 167 MENGENAI DOKUMEN ANGKUTAN BERDASARKAN UNDANG - UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN DI PT QYTA TRANS GROUP PURWOKERTO
Abstrak (Bhs. Indonesia)Salah satu kebutuhan masyarakat saat ini akan tersedianya alat transportasi orang, barang, dan jasa adalah tersedianya alat transportasi yanh cepat, nyaman, dan aman dapat menjangkau seluruh wilayah. Segi keselamatan dan kenyamanan penumpang memang telah memadai tetapi keselamatan barang bawaan penumpang sering terlupakan oleh awak kabin kendaraan. Kadang kita menyaksikan barang bawaan penumoang seperti tas yang ditinggalkan ke toilet hilang atau barang bagasi yang tertukar dengan barang milik orang lain, karena bentuk koper atau wadahnya dilihat dari luar sama. Hal demikian yang kadang membuat penumpang kesal dan menuntut ganti rugi pada pihak pengangkut. Kejadian seperti tersebut sebenarnya dapat dihindari apabila perusahaan angkutan penumpang dan kru kendaraannya mengikuti ketentuan Undang - Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 167.
Penilitian ini merupakan penelitian yuridis normatif yang bersifat deskriptif. Penelitian dilakukan di pusat informasi ilmiah Fakuktas Hukum Universitas Jendral Soedirman (PII), di PT Qyta Trans Group Purwokerto. Data yang digunakan dalam penilitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Data yang diperoleh dengan melakukan studi pustaka dan wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dokumen Angkutan yang dikeluarkan PT Qyta Trans Grouo yang meliputi tiket penumpang, tanda pengenal bagasi, dan manifes sudah sesuai dengan ketentuan Pasal 167 Undnag - Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Abtrak (Bhs. Inggris)One of the current needs of society for the availability of means of transportation of people, goods, and services is the availability of fast, comfortable, and safe transportation that can reach all regions. In terms of passenger safety and comfort, it is adequate but the safety of passenger luggage is often forgotten by the vehicle cabin crew. Sometimes we see passengers' belongings such as bags that are left to the toilet lost or luggage that is confused with other people's belongings, because the shape of the suitcase or container is seen from the outside the same. This sometimes makes passengers upset and demands compensation from the carrier. Incidents like these can actually be avoided if the passenger transportation company and its vehicle crew follow the provisions of Law No. 22 of 2009 concerning Road Traffic and Transportation Article 167.
This research is a descriptive normative juridical research. The research was conducted at the scientific information center of the Faculty of Law, Jendral Sudirman University (PII), at PT Qyta Trans Group Purwokerto. The data used in this research include primary data and secondary data. Data obtained by conducting literature studies and interviews.
The results showed that the Transport Documents issued by PT Qyta Trans Grouo which included passenger tickets, baggage identification, and manifests were in accordance with the provisions of Article 167 of Law No. 22 of 2009 concerning Road Traffic and Transportation.
Kata kunciDokumen Angkutan, Qyta Trans, Pengangkutan
Pembimbing 1Krisnhoe Kartika Wahyuningsih, S.H., M.Hum.
Pembimbing 2Suyadi, S.H. M.Hum.
Pembimbing 3M.I. Wiwik Yuni Hastuti, S.H., M.H.
Tahun2021
Jumlah Halaman22
Tgl. Entri2021-10-27 08:21:01.034233
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.