Artikel Ilmiah : E1A017014 a.n. AZIZAH SOFIA

Kembali Update Delete

NIME1A017014
NamamhsAZIZAH SOFIA
Judul ArtikelTINJAUAN YURIDIS PUTUSAN HAKIM NOMOR 590/PID.B/2019/PENGADILAN NEGERI SIMALUNGUN TENTANG TINDAK PIDANA SECARA TIDAK SAH MEMANEN DAN ATAU MEMUNGUT HASIL PERKEBUNAN PT. BRIDGESTONE
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tindak pidana secara tidak sah memanen dan atau memungut hasil perkebunan PT. Bridgestone yang dilakukan oleh seorang kakek bernama Samirin yang terdapat dalam putusan pengadilan nomor 590/Pid.B/2019/Pengadilan Negeri Simalungun yang diberikan hukuman dengan pidana penjara 2 (dua) bulan 4 (empat) hari oleh majelis hakim dengan mendasarkan pada dakwaan alternatif kedua yaitu Pasal 107 huruf d Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan. Skripsi ini merupakan penelitian untuk mengetahui penjelasan tentang bagaimana pembuktian tindak pidana secara tidak sah memanen dan atau memungut hasil perkebunan serta bagaimana dasar pertimbangan hukum oleh majelis hakim dalam menjatuhkan pidana kepada pelaku. Tipe penelitian dalam tulisan ini adalah penelitian hukum normatif, dengan spesifikasi penelitian preskriptif. Metode pengumpulan dan pengolahan data dalam penelitian ini dengan menggunakan metode studi dokumen yang diperoleh melalui kepustakaan dan diuraikan secara sistematis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembuktian terhadap tindak pidana secara tidak sah memanen dan atau memungut hasil perkebunan yang dilakukan oleh terdakwa dengan mendasarkan pada syarat minimum pembuktian pada Pasal 183 KUHAP yaitu minimal 2 (dua) alat bukti yang sah menurut Pasal 184 KUHAP ayat (1) dengan diikuti oleh keyakinan hakim. Sedangkan pertimbangan hukum oleh majelis hakim dalam menjatuhkan pidana dalam putusan tersebut mendasarkan pada bukti yang diajukan dalam persidangan, fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan, serta unsur-unsur dalam Pasal 107 huruf d Undang-Undang nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Criminal acts unlawfully harvesting and or collecting plantation products of PT. Bridgestone conducted by a grandfather named Samirin contained in court decision number 590 / Pid.B / 2019 / Simalungun District Court which was given a sentence with a prison sentence of 2 (two) months 4 (four) days by the judge based on the second alternative indictment, namely Article 107 letter d of Law No. 39 of 2014 on Plantations. This thesis is a study to find out the explanation of how to prove criminal acts unlawfully harvesting and or collecting plantation proceeds and how the basis of legal considerations by the judges in imposing criminals to the perpetrators. The type of research in this paper is normative legal research, with prescriptive research specifications. Methods of collecting and processing data in this research using document study methods obtained through literature and described systematically. Based on the results of the study it can be concluded that the proof of criminal acts unlawfully harvests and or collects plantation proceeds carried out by the accused by basing on the minimum requirement of proof in Article 183 of the Kuhap which is at least 2 (two) valid evidence according to Article 184 Kuhap paragraph (1) followed by the judge's conviction. While the legal consideration by the panel of judges in sentencing the criminal in the verdict is based on the evidence presented in the trial, the facts revealed in the trial, as well as elements in Article 107 letter d of Law number 39 of 2014 on Plantations.
Kata kunciPembuktian, Tindak Pidana Secara Tidak Sah Memanen Dan Atau Memungut Hasil Perkebunan
Pembimbing 1Dr. Rahadi Wasi Bintoro, S.H., M.H.
Pembimbing 2Sanyoto, S.H., M.Hum.
Pembimbing 3Handri Wirastuti Sawitri, S.H., M.H.
Tahun2021
Jumlah Halaman21
Tgl. Entri2021-10-23 18:09:36.59216
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.