Artikel Ilmiah : F1F017023 a.n. ALIF ILMA ZAKIAH

Kembali Update Delete

NIMF1F017023
NamamhsALIF ILMA ZAKIAH
Judul ArtikelANALISIS PERBANDINGAN PERAN RUANG SIBER TWITTER KELOMPOK ALT-RIGHT DALAM PEMILIHAN PRESIDEN AMERIKA SERIKAT TAHUN 2016 DAN 2020
Abstrak (Bhs. Indonesia)Sejak pemilihan presiden Amerika Serikat pada tahun 2016, kemunculan dan normalisasi pandangan kelompok radikal sayap kanan alt-right menjadi sebuah keadaan yang mengubah cara penggunaan media sosial dalam ruang siber. Pada penelitian ini, dibandingkan bagaimana media sosial dalam ruang siber menangani pandangan kelompok radikal sayap kanan tersebut pada tahun 2016 dan 2020. Ditemukan dalam penelitian ini bahwa terdapat internet governance yang kuat melalui perusahaan media sosial Twitter sebagai ruang siber yang digunakan oleh kelompok alt-right. Selain itu ditemukan pula bahwa terdapat penurunan aktivitas pengguna alt-right pada tahun 2020 setelah kekalahan Donald Trump dari Joe Biden dalam kepresidenan dan tidak ada agenda-setting yang dilakukan oleh Trump. Penelitian dilakukan dengan menggunakan akun kelompok alt-right, akun politisi sayap kanan, dan Twitter sebagai media sosial.
Abtrak (Bhs. Inggris)Since the 2016 United States’ presidential election, the emergence and mainstreaming of right-wing radical views called alt-right became a condition that changed people’s use of social media in cyberspace. In this research, there will be a comparison of how social media in cyberspace can handle the views of right-wing radical groups in 2016 and 2020. (This research found that there’s an internet governance done by Twitter management as a social media corporation to regulate communication in Twitter by alt-right groups) It is found that in this research, there is a strong internet governance happening through Twitter as a media social corporation as a cyberspace that is being used by alt-right groups. Meanwhile, it is also found that there is a decrease of alt-right users activity in 2020 after Donald Trump losing against Joe Biden in presidency and there is no more agenda setting from Trump. This research is done through observing alt-right groups accounts, right wing politician accounts, and Twitter as a social media.
Kata kunciagenda setting, internet governance, kelompok alt-right, media sosial Twitter.
Pembimbing 1Arif Darmawan
Pembimbing 2Renny Miryanti
Pembimbing 3Nuriyeni Kartika Bintarsari
Tahun2021
Jumlah Halaman91
Tgl. Entri2021-10-13 15:47:51.515175
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.