| NIM | F1B017022 |
| Namamhs | TRI RIZEKI LANGGENG LESTARI |
| Judul Artikel | Kinerja Puskesmas Purwokerto Barat (Studi Pada Kegiatan Intervensi Spesifik Program 1000 HPK Dalam Mengurangi Angka Stunting Di Kabupaten Banyumas) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kinerja organisasi publik dalam bidang kesehatan sampai saat ini masih menjadi perhatian terutama masalah gizi. Berbagai program dilakukan, salah satunya melalui program 1000 HPK sebagai aksi percepatan perbaikan gizi dan menurunkan angka stunting yang masih tinggi di Indonesia termasuk Kabupaten Banyumas yang masuk dalam 100 lokus stunting tahun 2019. Sehingga pemerintah melalui puskesmas berperan penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan bagi masyarakat serta dituntut untuk dapat meningkatkan kualitas kinerja dalam melayani masyarakat dan bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan disuatu wilayah kerjanya. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kinerja Puskesmas Purwokerto Barat pada kegiatan intervensi spesifik program 1000 HPK dalam mengurangi angka stunting di Kabupaten Banyumas dilihat dari 6 aspek yakni kualitas kerja, kuantitas kerja, ketepatan waktu, efektivitas biaya, kebutuhan pengawasan serta kemampuan diri. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pemilihan informan pusposive sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi serta menggunakan analisis data interaktif. Hasil penelitian menunjukkan kinerja Puskesmas Purwokerto Barat dapat dikatakan baik meski pada aspek efektifitas biaya terlihat kurang karena tidak tersedianya realisasi anggaran yang berorientasi program. Sehingga perlunya perincian yang lebih jelas terkait anggaran dan realisasinya untuk melihat efetifitas biaya untuk program yang dijalankan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The performance of public organizations in the health sector is still a concern, especially nutrition. Various programs were carried out, one of which was through the 1000 HPK program as an action to accelerate nutrition improvement and reduce stunting rates, which are still high in Indonesia, including Banyumas Regency which is included in the 100 stunting loci in 2019. So that the government through the puskesmas plays an important role in providing health services for the community and is demanded to be able to improve the quality of performance in serving the community and be responsible for carrying out health development in a work area. The purpose of this study is to describe the performance of the West Purwokerto Health Center in specific intervention activities of the 1000 HPK program in reducing stunting ratesin Banyumas Regency seen from 6 aspects namely quality of work, quantity of work, timeliness, cost effectiveness, need for supervision and self-ability. The method used is descriptive qualitative with purposive sampling informant selection technique . Collecting data using interviews, observation and documentation as well as using interactive data analysis. The results showed that the performance of the West Purwokerto Public Health Center could be said to be good even though in the aspect of cost effectiveness it seemed less because of the unavailability of program-oriented budget realization. So that the need for clearer details related to the budget and its realization to see the cost effectiveness of the program being implemented. |
| Kata kunci | Intervensi Spesifik 1000 HPK, Kinerja Puskesmas |
| Pembimbing 1 | Drs. Simin, M.Si |
| Pembimbing 2 | Dra. Rukna Idanati, M.Kes. |
| Pembimbing 3 | Sendy Noviko, S.Sos., M.PA |
| Tahun | 2021 |
| Jumlah Halaman | 18 |
| Tgl. Entri | 2021-10-09 18:42:35.078241 |
|---|