Artikel Ilmiah : F2A018023 a.n. ARI SUKRANINGRUM

Kembali Update Delete

NIMF2A018023
NamamhsARI SUKRANINGRUM
Judul ArtikelEfektifitas Pengelolaan Jaringan Irigasi Tersier Model Kolaborasi
Di Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Abstrak
Kondisi saat ini lahan persawahan masih banyak lahan yang kekurangan air hal ini disebabkan karena pengelolaan air irigasi di jaringan tersier yang menjadi hak dan tanggungjawab petani/P3A yang masih bermasalah, dan tidak berjalan sebagaimana mestinya. Karena itulah penelitian yang berjudul Efektifitas Pengelolaan Jaringan Irigasi Tersier Model Kolaborasi Di Kabupaten Banyumas bertujuan untuk menganalisis/menelaah efektivitas pengelolaan jaringan irigasi tersier model kolaborasi di Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif, dengan sasaran penelitian yaitu anggota P3A, perwakilan pemerintah desa dan juga dinas terkait (DPU). Metode analisis yang digunakan yaitu analisis interaktif. Hasil penelitian diketahui Pengelolaan jaringan irigasi tersier selama ini dinilai belum efektif, dengan melihat masih banyaknya kebocoran dan kerusakan sehingga mempengaruhi kelancaran air ke petak pertanian. Kenyataan ini menjadi indikasi kolaborasi diantara pihak terkait belum berjalan sebagaimana mestinya. Dilihat dari aspek dialog, ternyata masih minimnya koordinasi diantara pihak terkait, dialog hanya sebatas penyampaian masalah yang disampaikan oleh P3A ke pihak pemerintah desa dan dinas. Aspek partisipasi dalam lingkup P3A masih sebatas perbaikan jaringan irigasi dalam skala kecil, untuk skala sedang dan besar terkendala dana. Sementara itu untuk pemerintah desa, perannya masih sebatas mengusulkan kepada dinas. Partisipasi dinas selama ini masih sebatas pada perbaikan dalam skala sedang, karena anggaran untuk rehabilitasi irigasi masih kecil dan harus dibagi dalam banyak wilayah kerja. Kolaborasi untuk aspek konsensus atau keputusan, selama ini masih sebatas berperan pada tugas sesuai kewenangan yang dimiliki masing-masing.
Kata kunci : Irigasi Tersier, Kolaborasi.
Abtrak (Bhs. Inggris)Abstract
The current condition of rice fields is that there are still many areas that lack water, this is due to the management of tertiary network irrigation water which is the rights of farmers/P3A which is still problematic, and does not work properly. That's why the research entitled Effectiveness of Collaborative Model Tertiary Irrigation Network in Banyumas Regency aims to analyze/examine the effectiveness of collaborative tertiary irrigation network management in Banyumas Regency. The research method used is a qualitative method, with the research targets being P3A members, village government representatives and also related agencies (DPU). The analytical method used is interactive analysis. The results of the study revealed that the tertiary irrigation network has so far been considered ineffective, with many shortcomings and damages that affect water to agricultural plots. This fact is an indication that collaboration between related parties has not been running properly. Judging from the dialogue aspect, it turns out that there is still a lack of coordination between related parties, the dialogue shares the problems that WUA conveys to the village government and the service. Aspects of participation in the scope of WUAs are still limited to irrigation networks on a small scale, for large and large scale it is constrained by funding. Meanwhile, for the village government, the use is still limited to propose services. So far, service participation has been limited to repairs on a moderate scale, because the budget for rehabilitation is still small and must be divided into many work areas. Collaboration for conventions or decisions, so far still plays a role in the tasks according to their respective authorities.
Keywords: Tertiary Irrigation, Collaboration.
Kata kunciKata kunci : Irigasi Tersier, Kolaborasi.
Pembimbing 1Dr. Bambang Tri H. M.Si.
Pembimbing 2Dr. Muslih Faozanudin, M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2021-10-07 12:45:28.797872
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.