Artikel Ilmiah : E1A017285 a.n. TRI UTAMI AMBARWATI

Kembali Update Delete

NIME1A017285
NamamhsTRI UTAMI AMBARWATI
Judul ArtikelDISPARITAS PIDANA PUTUSAN HAKIM PERKARA PENGANJURAN TINDAK PIDANA PERCOBAAN PEMBUNUHAN BERENCANA
(Studi Terhadap Putusan Nomor 155/PID/2019/PT.PDG dan Nomor 1607/PID.B/2019/PN.JKT.UTR)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Putusan No. 155/Pid/2019/PT.Pdg dan No. 1607/Pid.B/2019/PN.Jkt.Utr merupakan putusan atas perkara yang sama, yaitu menganjurkan orang lain melakukan tindak pidana percobaan pembunuhan berencana, namun dalam hal ini terdapat perbedaan penjatuhan pidana penjara, yang mana perkara No. 155/Pid/2019/PT.Pdg dijatuhi pidana penjara selama 5 (lima) tahun, sedangkan perkara No. 1607/Pid.B/2019/PN.Jkt.Utr dijatuhi pidana penjara selama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan. Perbedaan penjatuhan pidana penjara tersebut menimbulkan terjadinya disparitas pidana. Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah menganalisis pertimbangan hukum hakim dalam memutus perkara No. 155/Pid/2019/PT.Pdg dan No. 1607/Pid.B/2019/PN.Jkt.Utr dan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya disparitas pidana pada perkara No. 155/Pid/2019/PT.Pdg dan No. 1607/Pid.B/2019/PN.Jkt.Utr.
Metode pendekatan yang digunakan adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian preskriptif dan menggunakan metode pendekatan perbandingan. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dan studi dokumen, kemudian diolah dengan metode reduksi data, display data, dan kategorisasi data. Data sekunder yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif dan disajikan dalam bentuk naratif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penjatuhan pidana pada putusan No. 155/Pid/2019/PT.Pdg dan No. 1607/Pid.B/2019/PN.Jkt.Utr belum tepat dan masih terlalu ringan yang menyebabkan terjadinya disparitas pidana. Putusan hakim tersebut hanya memenuhi aspek yuridis, namun belum memenuhi aspek filosofis dan sosiologis.
Abtrak (Bhs. Inggris)The decisions No. 155/Pid/2019/PT.Pdg and No. 1607/Pid.B/2019/PN.Jkt.Utr are on the same case, namely recommending another person to commit a criminal act of attempted premeditated murder, but there are differences in the sentences to imprisonment, with case No. 155/Pid/2019/PT.Pdg receiving a sentence of 5 (five) years in prison, while case No. 1607/Pid.B/2019/PN.Jkt.utr was sentenced of 1 (one) year 6 (six) month in jail. The difference in the imposition of imprisonment causes a criminal disparity. The problem examined in this study is to analyze the judge's legal considerations in deciding case No. 155/Pid/2019/PT.Pdg and No. 1607/Pid.B/2019/PN.Jkt.Utr and the factors that cause criminal disparities in case No. 155/Pid/2019/PT.Pdg and No. 1607/Pid.B/2019/PN.Jkt.Utr.
The way of approach is normative juridical with prescriptive research specifications and a comparative approach is adopted. Secondary data, which includes primary, secondary, and tertiary legal materials, is utilised. Literature and document studies were employed to collect data, which was subsequently processed using data reduction, data display, and data categorization methods. The secondary data was evaluated and presented in narrative form utilizing qualitative analysis.
The findings of this study show that the punishments for decisions no. 155/Pid/2019/PT.Pdg and No. 1607/Pid.B/2019/PN.Jkt.Utr are insufficient and ineffective, resulting in criminal inequalities. The judge's conclusion satisfied only the legal parts of the case, but not the philosophical or sociological ones.
Kata kunciDisparitas Pidana, Penganjuran Percobaan Pembunuhan Berencana
Pembimbing 1Dr. Kuat Puji Prayitno, S.H., M.Hum
Pembimbing 2Rani Hendriana, S.H., M.H
Pembimbing 3Haryanto Dwiatmodjo, S.H., M.Hum
Tahun2021
Jumlah Halaman35
Tgl. Entri2021-09-08 09:38:32.87202
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.