Artikel Ilmiah : E1A016235 a.n. AULIA ZERLINDA UTARI

Kembali Update Delete

NIME1A016235
NamamhsAULIA ZERLINDA UTARI
Judul ArtikelEFEKTIVITAS PELATIHAN KERJA BAGI ANAK YANG SEDANG MENJALANI PIDANA DI BALAI REHABILITASI SOSIAL ANTASENA MAGELANG
Abstrak (Bhs. Indonesia)Anak merupakan karunia dari Tuhan Yang Maha Esa yang dapat berguna bagi
keluarga, bangsa, dan negara. Anak masih dalam masa pencarian jati diri sehingga
seringkali mereka melakukan perbuatan menyimpang yang jika tidak segera
dibimbing akan berani melakukan tindak kriminal. Akan tetapi cara penanganan
terhadap anak yang berkonflik dengan hukum tidak dapat disamakan dengan
penanganan terhadap orang dewasa yang melakukan tindak pidana. Maka dari itu
pemerintah membuat Undang-Undang Nomor 11 tahun 2012 tentang Sistem
Peradilan Pidana Anak yang di dalamnya memuat tentang pidana pelatihan kerja bagi
anak yang berkonflik dengan hukum. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui
efektivitas pelaksanaan pelatihan kerja bagi anak yang sedang menjalani pidana di
balai rehabilitasi sosial antasena di Magelang dan hambatan yang ada dalam proses
pelaksanaan pelatihan kerja bagi anak yang sedang menjalani pidana tersebut.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Yuridis Empiris dengan
menggunakan data sekunder dan data primer yang diperoleh dari wawancara dan
studi pustaka, serta metode analisis data yang digunakan ialah normatif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukan bahwa efektivitas pelatihan kerja bagi anak yang sedang
menjalani pidana di balai rehabilitasi sosial antasena Magelang belum sepenuhnya
efektif dengan diberikannya terapi psikososial, terapi mental spiritual, terapi fisik,
dan terapi penghidupan dan didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai serta
petugas yang berkompeten. Kemudian hambatan yang ada berasal dari faktor internal
yakni kurang tepatnya jangka waktu minimal yang diatur dalam undang-undang dan
dari faktor eksternal yakni kurangnya kesadaran hukum masyarakat.
Abtrak (Bhs. Inggris)Children are gifts from God Almighty that can be useful for families, nations, and
countries. Children are still in the search for identity, and then they often commit
deviant violations if they are not immediately guided, they will dare to commit
crimes. However, the handling of children in conflict with the law cannot be
equated with the handling of adults who commit criminal acts. Therefore, the
government made Law No. 11 of 2012 concerning the Juvenile Criminal Justice
System, which contains criminal job training for children in conflict with the law.
This study was conducted to determine the effectiveness of the implementation of
training for children who are serving criminal charges at the Antasena Social
Rehabilitation Center in Magelang and the obstacles that exist in the process of
implementing training for children who are serving criminal charges. The method
used in this research is the Juridical Empirical method using secondary data and
primary data obtained from interviews and literature studies, as well as data
analysis methods used to find qualitative normative. The results show that the
effectiveness of training for children who are serving criminal charges at the
Antasena Social Rehabilitation Center in Magelang not fully effective with the
provision of psychosocial therapy, mental spiritual therapy, physical therapy, and
livelihood therapy and is supported by adequate facilities and infrastructure as
well as research by competent officers. Then the obstacles that come from internal
factor, namely the lack of precise timeframes regulated in the law, and external
factor, namely the lack of public awareness.
Kata kunciEfektivitas, Pelatihan Kerja, Anak yang Sedang Menjalani Pidana
Pembimbing 1Prof. Dr. Hibnu Nugroho, S.H.,M.H
Pembimbing 2Dr. Setya Wahyudi, S.H., M.H
Pembimbing 3Drs. Antonius Sidik Maryono, S.H., M.S
Tahun2021
Jumlah Halaman22
Tgl. Entri2021-09-06 15:57:35.818302
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.