Artikel Ilmiah : I1A016029 a.n. ALIF YOGA SANTOSO

Kembali Update Delete

NIMI1A016029
NamamhsALIF YOGA SANTOSO
Judul ArtikelAlternatif Pemecahan Masalah Kesehatan Gizi Masyarakat menggunakan Pendekatan Permakultur
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Masalah kesehatan gizi dilaporkan masih tetap tinggi di berbagai negara. Masalah kesehatan gizi berkaitan dengan ketahanan pangan, pola makan, dan aktifitas fisik masyarakat. Sebagai konsep disain tempat tinggal dan pertanian yang berkelanjutan permakultur banyak dipromosikan sebagai alternatif masalah kesehatan gizi. Petani permakultur rata-rata memiliki ketahanan pangan yang lebih baik, keanekaragaman makanan yang lebih dan hasil panen yang lebih tinggi dibandingkan dengan petani konvensional. Walaupun demikian, keberadaan permakultur belum banyak diketahui dan dipertimbangkan sebagai alternatif masalah kesehatan gizi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pendekatan permakultur sebagai alternatif pemecahan masalah kesehatan gizi dengan melakukan evaluasi pada aspek desirability dan viability-nya.
Metodologi: Disain penelitian yang digunakan adalah literature review. Artikel bersumber dari hasil pencarian menggunakan google scholar. Analisis dilakukan dengan membuat identifikasi dan klasifikasi berdasarkan elemen-elemen yang akan direview kemudian dilanjutkan proses sintesis. Hasil analisis disajikan dalam bentuk narrative.
Hasil: Dilihat dari aspek desirability-nya permakultur dilaporankan mampu meningkatkan ketahanan pangan, perbaikan pola makan dan perubahan pola aktifitas fisik masyarakat dan berpontensi meningkatkan status kesehatan gizi masyarakat. Pada aspek viability-nya permakultur menunjukan potensi keberlanjutan dan keterjangkauan secara ekonomi yang dicapai melalui menejemen sistem yang minimum input dan biaya serta independen terhadap material pertanian konventional.
Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukan bahwa pendekatan permakultur dapat dijadikan sebagai alternatif dalam pemecahan masalah kesehatan gizi.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Nutritional health problems are reported to remain high in many countries. The problems are related to food security, diet, and physical activity of the community. As a design concept for sustainable housing and agriculture, permaculture is widely promoted as an alternative to nutritional health problems. Permaculture farmers on average have better food security, more food diversity and higher yields than conventional farmers. However, the existence of permaculture is not widely known and is considered as an alternative to nutritional health problems. The purpose of this study was to describe the permaculture approach as an alternative solution to nutritional health problems by evaluating its desirability and viability aspects.
Methodology: The research design used is a literature review. Articles are sourced from search results using Google Scholar. The analysis is carried out by making identification and classification based on the elements that will be reviewed and then continued with the synthesis process. The results of the analysis are presented in the form of a narrative.
Results: From the aspect of desirability, permaculture is reported to be able to improve food security, improve diet and change patterns of physical activity of the community and has the potential to improve the nutritional health status of the community. In the aspect of viability, permaculture shows the potential for sustainability and economic affordability, which is achieved through a management system that has minimum inputs and costs and is independent of conventional agricultural materials.
Conclusion: The results of the study show that the permaculture approach can be used as an alternative in solving nutritional health problems.

Kata kuncidesirability, malnutrisi, permakultur, pertanian, viability
Pembimbing 1Arif Kurniawan, SKM, M. Kes
Pembimbing 2Yuditha Nindya Kartika Rizqi S.KM, M.P.H
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2021-08-27 22:26:53.139848
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.