| NIM | F1A017052 |
| Namamhs | MAULIDA NURHIDAYATI |
| Judul Artikel | Pemberdayaan Purna Pekerja Migran Indonesia Melalui Pengolahan Kopi Oleh Kelompok Tenega Kerja Mandiri Wajadda Di Desa Cilangkap, Kabupaten Banyumas |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Persoalan Purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) terlihat pada ketidakmampuan memanfaatkan hasil kerjanya di daerah asal untuk kegiatan produksi, sehingga mendorong mereka kembali bekerja ke luar negeri. Upaya Kementerian Ketenagakerjaan RI dalam mengatasi hal tersebut adalah penerapan usaha produktif melalui Program Desa Migran Produktif (Desmigratif), salah satunya diterapkan di Desa Cilangkap, Kabupaten Banyumas yang dilakukan dengan memberdayakan Purna PMI untuk membangun usaha pengolahan kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, mengidentifikasi, dan menjelaskan strategi pemberdayaan, Faktor penghambat dan pendukungnya serta dampaknya bagi sasaran pemberdayaan. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian dengan subjeknya anggota dan pendamping kelompok Tenaga Kerja Mandiri Wajadda. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukan strategi pemberdayaan dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan. Pelatihan dilaksanakan guna mempersiapkan bekal pengetahuan dan keterampilan dalam membangun usaha pengolahan kopi. Pendampingan dilakukan oleh Tenaga Kerja Sukarela (TKS) dan petugas Desmigratif. Faktor penghambat dan pendukungnya terdapat pada aspek tenaga kerja, produksi hingga pemasaran. Dampak pemberdayaan nampak pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan tenaga kerja, namun dampak secara ekonomi masih belum mencapai target pemberdayaan karena pengelolaan dan hasil usaha yang terbatas. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The problem of Pekerja Migran Indonesia (PMI) is seen in the inability to utilize their work in their home regions for production activities, thus encouraging them to return to work abroad. The efforts of the Indonesian Ministry of Manpower in overcoming this are the implementation of productive businesses through Desa Migran Produktif (Desmigratif) Program, one of which is applied in Cilangkap Village, Banyumas Regency which is done by empowering ex PMI to build a coffee processing business. This study aims to describe, identify, and explain empowerment strategies, inhibitory factors and their supporters and their impact on empowerment goals. Qualitative approaches are used in research with its subjects members and companion of the Wajadda Independent Labor group. Data collection is done with observation techniques, interviews and documentation. The study findings show that empowerment strategies are carried out through training and mentoring. Training is carried out to prepare the provision of knowledge and skills in building a coffee processing business. Assistance is carried out by Tenaga Kerja Sukarela (TKS) and Desmigratif officers. The inhibiting and supporting factors are in the aspect of labor, production to marketing. The impact of empowerment appears to be on improving the knowledge and skills of the workforce, but the economic impact still has not reached the empowerment target due to limited management and business results. |
| Kata kunci | Kata Kunci: Pemberdayaan. Pelatihan, Pendampingan |
| Pembimbing 1 | Drs. Tri Sugiarto, M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Muslihudin, M.Si |
| Pembimbing 3 | Drs. Tyas Retno Wulan, M.Si |
| Tahun | 2021 |
| Jumlah Halaman | 19 |
| Tgl. Entri | 2021-08-27 12:38:41.425348 |
|---|