Artikel Ilmiah : F1D016027 a.n. RIKSA NOER CAHYA
| NIM | F1D016027 |
|---|---|
| Namamhs | RIKSA NOER CAHYA |
| Judul Artikel | HUBUNGAN SIPIL – MILITER DAN DEMOKRASI (PERBANDINGAN INDONESIA DAN TURKI 1998 – 2016) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Membangun kontrol sipil atas militer yang berjenis pretorian tidaklah mudah karena militer pretorian suka ikut campur dalam politik dan melakukan intervensi politik bahkan menguasai negara. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui dan menjelaskan hubungan sipil-militer dan demokrasi serta kontrol sipil atas militer di Indonesia dan Turki. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan studi pustaka sebagai metodologi penelitian, yaitu mencari data dari dokumen terkait untuk dijadikan informasi penelitian yang berasal dari buku-buku ilmiah, laporan penelitian, karangan ilmiah, tesis dan disertasi, peraturan, jurnal dan lain sebagainya yang berbentuk teks yang mencakup pembahasan dari dua negara Indonesia dan Turkir. Untuk pembahasan perbandingan politik penelitian ini menggunakan cross-case study yaitu membandingkan dua hal yang sama di dua negara yang berbeda. Hasil penelitian menunjukan perkembangan demokrasi Indonesia dan Turki tidaklah cukup baik karena tidak adanya keselarasan antara sipil dan militer. Kontrol sipil atas militer dikedua negara masihlah lemah. Membangun militer profesional yang berjenis tipe pretorian sangatlah sulit karena jenis militer ini selalu ikut campur dalam politik. Jalur transisi Indonesia dan Turki tidak menghasilkan kontrol sipil objektif. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Establishing civilian control over the Pretorian military is not easy because the Pretorian military likes to interfere in politics and intervene in politics and even dominate the country. The purpose of this study is to identify and explain civil-military relations and democracy as well as civilian control over the military in Indonesia and Turkey. This study uses qualitative research methods with literature study as a research methodology, which is looking for data from related documents to be used as research information derived from scientific books, research reports, scientific essays, theses and dissertations, regulations, journals and so on in the form of text that includes discussions from Indonesia and Turkey, in particular, regarding civil and military relations. To discuss the political comparison, this research uses a cross-case study, which is to compare two things that are the same in two different countries. The results of the study show that the development of democracy in Indonesia and Turkey is not good enough because there is no harmony between civilians and military. Civilian control over the military in both countries remains weak. Building a professional military of the pretorian type is very difficult because this type of military always interferes in politics. Indonesia and Turkey's transitional path did not result in objective civilian control. |
| Kata kunci | Demokrasi, kontrol sipil objektif, interensi politik, militer pretorian Hubungan sipil – militer. |
| Pembimbing 1 | Luthfi Makhasin, S.IP., M.A., Ph.D. |
| Pembimbing 2 | Andi Ali Said Akbar, S.IP, M.A. |
| Pembimbing 3 | Dr. Indaru Setyo N., S.IP., M.A |
| Tahun | 2021 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2021-08-26 15:46:06.432166 |