Artikel Ilmiah : I1D017036 a.n. INJIH PRASTIWI

Kembali Update Delete

NIMI1D017036
NamamhsINJIH PRASTIWI
Judul ArtikelPengaruh Yogurt Kecambah Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.) Terhadap Persen Lemak dan Indeks Massa Tubuh Tenaga Kesehatan
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Pandemi Covid-19 menyebabkan tingginya tingkat stress para wanita tenaga kesehatan, sehingga beresiko meningkatkan asupan makan dan stress oksidatif didalam tubuh. Kacang hijau diketahui mengandung komponen antioksidan fenolik, protein, dan serat yang berpotensi sebagai senyawa antiobesitas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek konsumsi yogurt kecambah kacang hijau terhadap persen lemak dan indeks massa tubuh para wanita tenaga kesehatan.

Metodologi: Penelitian eksperimental ini menggunakan Randomized Controlled Trial (RCT) single blind. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari – Maret 2021 di Laboratorium Pengolahan Pangan dan Kuliner Jurusan Ilmu Gizi Universitas Jenderal Soedirman dan RSU Sinar Kasih Purwokerto. Sebanyak 20 responden dibagi secara acak menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok perlakuan yang diberikan yogurt kecambah kacang hijau dan kelompok kontrol yang diberikan yogurt susu skim. Pengambilan sampel dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Data persen lemak dan indeks massa tubuh diuji normalitas dengan uji Saphiro-Wilk, selanjutnya data persen lemak dan indeks massa tubuh diuji dengan uji Wilcoxon untuk menunjukkan adanya perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi.

Hasil Penelitian: Setelah pemberian yogurt kecambah kacang hijau 200 ml/hari selama 2 bulan, terjadi penurunan persen lemak tubuh secara signifikan, yaitu dari 38,73% menjadi 35,96%, kemudian pada indeks massa tubuh juga terjadi penurunan secara signifikan yaitu dari 32,98 kg/m² menjadi 28,97 kg/m².

Kesimpulan: Yogurt kecambah kacang hijau mampu menurunkan persen lemak dan indeks massa tubuh para wanita tenaga kesehatan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: The Covid-19 Pandemic causes high levels of stress for female health workers, so they are at risk of increasing food intake and oxidative stress in the body. Mung beans are known to contain phenolic antioxidant components, protein and fiber that have potential as anti-obesity compounds. This study was conducted to determine the effect of consumption of mung bean sprout yogurt on the body fat percentage and body mass index of female health workers.

Methodology: This experimental study used a Randomized Controlled Trial (RCT) single blind. This study was conducted in February – March 2021 at the Laboratory of Food Processing and Culinary of Nutritional Science Major, Jenderal Soedirman University and Sinar Kasih Hospital Purwokerto. There were 20 respondents who were randomly divided into 2 groups, the treatment group given mung bean sprout yogurt and the control group given skim milk yogurt. Sampling was carried out before and after intervention. The data of body fat percentage and body mass index were tested for normality by Saphiro-Wilk test, then body fat percentage and body mass index data was tested with Wilcoxon to show differences before and after intervention.

Results: After giving mung bean sprout yogurt 200 ml/day for 2 months, there was a significant decrease in body fat percentage, from 38,73% to 35,96%, then the body mass index also decreased significantly, form 32,98 kg /m² to 28,97 kg /m².

Conclusion: Mung bean sprout yogurt can redyce the body fat percentage and body mass index of female health workers.

Keywords: mung bean sprout yogurt, antioxidant, body fat percentage, body mass index, Covid-19
Kata kunciyogurt kecambah kacang hijau, antioksidan, persen lemak, indeks massa tubuh, Covid-19
Pembimbing 1Prof. Dr. Ir. Hery Winarsi, MS
Pembimbing 2Hiya Alfi Rahmah, S.Gz., M.P.H., R.D
Pembimbing 3-
Tahun2021
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2021-08-24 10:56:59.544455
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.