| NIM | A1F017012 |
| Namamhs | EMILIA NOOR LAELI |
| Judul Artikel | Pengaruh PH dan Lama Ekstraksi terhadap Karakteristik Pektin dari Kulit Jeruk Siam |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Limbah hasil pengolahan buah jeruk seperti kulit jeruk belum banyak dimanfaatkan. Salah satu pemanfaatan kulit jeruk adalah dengan diekstraksi pektinnya. Ekstraksi pektin merupakan proses pemisahan pektin dari sel dan jaringan tanaman dengan bantuan pelarut air, umumnya menggunakan tambahan asam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan interaksi dari faktor pH dan lama waktu pada proses ekstraksi pektin terhadap karakteristik pektin yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dan rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor yang digunakan adalah pH larutan (2, 3, dan 4) serta faktor lama waktu ekstraksi (30, 60, 90, dan 120 menit). Pada penelitian ini dilakukan analisa terhadap karakteristik pektin yang dihasilkan, seperti rendemen pektin, derajat esterifikasi, kadar air, kadar abu, dan kelarutan pektin. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis ragam menggunakan ANOVA pada taraf 5% dan jika terdapat pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa pektin yang dihasilkan berwarna cokelat hingga cokelat tua. Pektin yang diekstrak menggunakan larutan pH 2 menghasilkan nilai rata-rata rendemen tertinggi sebesar 11,99% dengan karakteristik yaitu memiliki warna coklat seperti karamel, menggumpal dan mengental ketika dilarutkan dalam air panas, memiliki nilai rerata derajat esterifikasi sebesar 23,11%, kadar air 14,82%, dan kadar abu 2,67%. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Orange fruit waste, such as orange peel is often underutilized. Orange peel can be used to extract its pectin. Pectin extraction is the process of separating pectin from plant cells and tissues using water as the solvent, generally using additional acids. The purpose of this study is to determine the effect and interaction of pH and extraction time in pectin extraction process on the characteristics of the pectin produced. This research uses experimental method and the experimental design is randomized block design (RBD).. The independent variable are pH of the solution (2, 3, and 4), also extraction time (30, 60, 90, and 120 minutes). The observation and the measurement in this research are pectin yield, degree of esterification, moisture content, ash content, and pectin solubility was analyzed. The data obtained analyzed using ANOVA at the 5% level and if there is a significant effect, it was continued with the Duncan Multiple Range Test (DMRT) at the 5% level. Pectin extracted using a pH 2 solution produced the highest average yield value of 11.99% with the characteristics of having a brown color like caramel, clumping and thickening when dissolved in hot water, having an average value of esterification degree of 23.11%, 14.82% of moisture content, and 2.67% of ash content. |
| Kata kunci | pektin, kulit jeruk siam, ekstraksi, pH, lama waktu |
| Pembimbing 1 | Dr. Nur Aini, S.TP., M.P. |
| Pembimbing 2 | Dr. Ir. Hidayah Dwiyanti, M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2021 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2021-08-20 23:39:16.170434 |
|---|