Artikel Ilmiah : E1A017140 a.n. ARNINDYA ULFATUN NISA
| NIM | E1A017140 |
|---|---|
| Namamhs | ARNINDYA ULFATUN NISA |
| Judul Artikel | SCIENTIFIC EVIDENCE SEBAGAI ALAT BUKTI YANG SAH DALAM PERKARA KEBAKARAN HUTAN DAN ATAU LAHAN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | SCIENTIFIC EVIDENCE SEBAGAI ALAT BUKTI YANG SAH DALAM PERKARA KEBAKARAN HUTAN DAN ATAU LAHAN ( Studi Kasus Putusan Nomor 349/Pid.B/LH/2019/PN Plw ) Oleh: ARNINDYA ULFATUN NISA E1A017140 ABSTRAK Tindak pidana lingkungan hidup berupa kebakaran hutan dan atau lahan memiliki kerumitan dalam hal pembuktiannya, terutama yang berkaitan dengan pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup. Pencemaran kerusakan lingkungan sejatinya tidak dapat dibuktikan dengan alat bukti konvensional yang diatur secara sah sabagaimana dalam Pasal 184 KUHAP sebab alat bukti dalam pasal tersebut hanya dapat menjelaskan kausa fakta. Kerusakan dan pencemaran lingkungan pada faktanya hanya dapat dibuktikan melalui pemeriksaan laboratoris yang disajikan dalam bentuk data ilmiah. Pembaharuan dalam pembuktian perkara lingkungan hidup oleh karena itu di butuhkan yaitu salah satunya menggunakan Scientific Evidence (Bukti Ilmiah) yang sebagaimana diamanatkan dalam Keputusan Mahkamah Agung Nomor 36/KMA/SK/II/2013 tentang Pemberlakuan Pedoman Penanganan Perkara Lingkungan Hidup. Pengunaan Scientific Evidence (Bukti Ilmiah) pada kenyataanya belum terlaksana secara maksimal oleh penegak hukum yang berkaibat pada tidak adanya kejelasan terhadap urgensi penggunaan dan kedudukannya sebagai alat bukti yang sah sedangkan Pasal 96 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan hidup tidak secara eksplisit menyebutkan penggunaan Scientific Evidence (Bukti Ilmiah). Penelitian ini dilaksanakan dengan Metode penulisan yang digunakan dalam penulisan hukum ini adalah melalui metode pendekatan yuridis normatif dengan spesfikasi penulisan dalam penelitian ini adalah tipe preskriptif. Hasil penelitian hukum ini menunjukkan bahwa Scientific Evidence (Bukti Ilmiah) memberikan pergeseran paradigma dimana Scientific Evidence (Bukti Ilmiah) sebagai alat bukti yang sah berupa bukti surat, bukti keterangan ahli atau bukti petunjuk yang penggunaanya penting dan lebih diutamakan dari pada alat bukti konvensional dalam pembuktian tindak pidana lingkungan hidup terutama dalam perkara kebakaran hutan dan atau lahan. Kata kunci: Tindak pidana lingkungan hidup, kebakaran hutan dan atau lahan, Scientific Evidence, alat bukti yang sah. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | SCIENTIFIC EVIDENCE AS A VALID EVIDENCE TOOL IN THE CASE OF FOREST AND OR LAND FIRES ( Case Study Verdict No. Nomor 349/Pid.B/LH/2019/PN Plw ) Oleh: ARNINDYA ULFATUN NISA E1A017140 ABSTRAK ABSTRACT Forest fire case as part of enviromental crimes in complicated to prove, especially those relating to enviromental pullution and damage. Both pollution and enviromental damage can not be a proven with conventional as mentioned in artcile 184 of the Criminal Procedure Cide, because those evidence can only explain the facts. In fact, enviromental damage and pollution can only be proven laboratory examination in the form of scientific data. Therefore, renewal is needed in handling enviromental cases, one of which is by usimg scientific evidence by applying precautionary principle as mandated in the Decree of the Chief Justice of Supreme Court Number 35/KMA/SK/II/2013 conceming Enforcement of Enviromental Case Handling Guidelines. The use of scientific evidence has not been masimally carried out by law enforcement due to the lack of clarity on the urgency of its use and its position as a legal evidence. While Article 96 of Law Number 32 of 2009 does not explicitly mention the use of scientific evidence. The writing method used in this legal research is normative juridical approach with prescriptive writing spefications. The result of this legal research shows that the Scientific Evidence principle provides a new paradigm that shifts the use of evidence in forest fire cases, where scientific evidence must be used and is preferred over conventional evidence. Keywords: Enviromental crime, forest and or land fires, scientific evidence, legal evidence. |
| Kata kunci | Tindak pidana lingkungan hidup, kebakaran hutan dan atau lahan, Scientific Evidence, alat bukti yang sah. |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Hibnu Nugroho,S.H., M.H |
| Pembimbing 2 | Dessi Perdani Yuris Puspita Sari, S.H.,M.H |
| Pembimbing 3 | Handri Wirastuti Sawitri, S,H., M.H. |
| Tahun | 2021 |
| Jumlah Halaman | 24 |
| Tgl. Entri | 2021-08-18 17:42:13.312068 |