Artikel Ilmiah : A1D017082 a.n. RAHMAT AJI PRATAMA

Kembali Update Delete

NIMA1D017082
NamamhsRAHMAT AJI PRATAMA
Judul ArtikelRESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum annuum L.) TERHADAP PEMBERIAN BEBERAPA
MIKROORGANISME BERMANFAAT
Abstrak (Bhs. Indonesia)Cabai merah (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang penting di Indonesia. Salah satu upaya meningkatkan produksi tanaman cabai merah adalah dengan mengaplikasikan mikroorganisme bermanfaat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terbaik dari pemberian mikroorganisme bermanfaat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah. Penelitian dilaksanakan di Experimental Farm Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Karangwangkal, Purwokerto Utara. Persiapan mikroorganisme bermanfaat untuk perlakuan dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman dan pengambilan data pengamatan pasca panen dilaksanakan di Laboratorium Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan 6 perlakuan, ulangan 4 kali, dan setiap unit terdiri atas 3 tanaman sehingga terdapat 72 unit tanaman percobaan. Perlakuan yang dicoba meliputi kontrol, Trichoderma sp lahan marginal, Beauveria bassiana, Bacillus sp rizosfer albazia, formula cair Pseudomonas fluorences 60, dan insektisida kloropirifos 400 g/l. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian mikroorganisme bermanfaat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah. Pemberian formula cair Pseudomonas fluorences 60 memberikan hasil terbaik pada variabel tinggi tanaman sebesar 59,73 cm, jumlah bunga sebesar 15,55 bunga, jumlah buah sebesar 47,83 buah dan bobot buah sebesar 131,62 gram dibandingkan dengan perlakuan kontrol, Trichoderma sp, Beauveria bassiana, Bacillus sp, dan insektisida kloropirifos 400 g/l. Pemberian Trichoderma sp memberikan hasil terbaik pada variabel luas daun sebesar 188,55 cm2 dibandingkan dengan perlakuan kontrol, Beauveria bassiana, Bacillus sp, formula cair Pseudomonas fluorences 60 dan insektisida kloropirifos 400 g/l.
Abtrak (Bhs. Inggris)Red pepper (Capsicum annuum L.) is one of the important horticultural commodities in Indonesia. One of the efforts to increase the production of red pepper plants is by applying beneficial microorganisms in the cultivation process so as to increase the growth and yield of red pepper plants. This research aims to determine the best effect of providing beneficial microorganisms on the growth and yield of red pepper. The research was conducted at Experimental Farm, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, Karangwangkal, North Purwokerto. Preparation and identification were carried out at the Plant Protection Labory and post-harvest observation data retrieval at the Agronomy and Horticultural Labory of the Agricultural Faculty, Jenderal Soedirman University. The experimental design used was a randomized block design, with 6 treatments, 4 repetitions, and each unit consisted of 3 plants so there were 72 experimental plant units. The treatments consisted of control, Trichoderma sp marginal land, Beauveria bassiana, Bacillus sp rhizosphere albazia, Pseudomonas fluorences 60 liquid formula, insecticide kloropirifos 400 g/l. The results of this research show that giving beneficial microorganisms affect on the growth and yield of red peppers. Pseudomonas fluorences 60 liquid formula are the best plant height with 59,73 cm compared with control 51,43 cm2, number of flowers with 15,55 flowers compared with control 11,48 flowers, number of fruit with 47,87 fruits compared with control 35,91 fruits and fruit weight with 131,62 g compared with control 106,43. Trichoderma sp. are the best the leaf area with 188,55 cm2 compared with control 164,19 cm2.
Kata kunciCabai merah, mikroorganisme bermanfaat, pertumbuhan, hasil.
Pembimbing 1Ir. Darini Sri Utami, M.P.
Pembimbing 2Ir. Eny Rokhminarsi, M.P.
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2021-08-17 00:20:47.190938
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.