Artikel Ilmiah : B1A017030 a.n. DYAH NITA NOVIRA

Kembali Update Delete

NIMB1A017030
NamamhsDYAH NITA NOVIRA
Judul ArtikelKORELASI KONSENTRASI TIMBAL PADA Melanoides turricula DAN AIR SUNGAI WANGAN YANG TERKONTAMINASI LIMBAH BATIK
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Sungai Wangan yang terletak di Kelurahan Sokaraja Kulon, Kecamatan Sokaraja, Banyumas merupakan salah satu sungai yang telah tercemar oleh limbah industri batik. Salah satu pencemar limbah batik adalah logam berat timbal (Pb), yang bersumber dari proses pencelupan yang menggunakan pewarna putih (Pb(OH)2, PbCO3) dan pewarna merah (Pb2O4, K2CrO4). Komponen limbah batik yang mengandung Pb dapat berpotensi menyebabkan terganggunya keseimbangan ekologi lingkungan, dan dapat menyebabkan metabolisme suatu organisme terganggu. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode yang dapat memberikan informasi mengenai kondisi perairan pada Sungai Wangan, salah satunya menggunakan makrozoobenthos sebagai bioindikator (indikator biologi). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kondisi mutu air Sungai Wangan berdasarkan konsentrasi Pb dan mengetahui korelasi antara konsentrasi Pb pada jaringan M.turricula dengan konsentrasi Pb air Sungai Wangan. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi Pb pada air sungai dan jaringan M.turricula di Stasiun sebelum mendapat masukan limbah berturut-turut sebesar 0,003 mg/L dan 0,019 mg/g. Konsentrasi Pb pada air sungai dan jaringan M.turricula di Stasiun tepat mendapat masukan limbah berturut-turut sebesar 1,501 mg/L dan 0,152 mg/g, sementara di Stasiun setelah mendapat masukan limbah sebesar 0,016 mg/L dan 0,053 mg/g. Berdasarkan PP No. 22 Tahun 2021, konsentrasi Pb air Sungai Wangan melebihi ambang batas baku mutu kelas 3. Konsentrasi Pb jaringan M. turricula berkorelasi secara signifikan dengan konsentrasi Pb air sungai dan memiliki nilai koefisen korelasi sebesar 0,767 yang berarti konsentrasi Pb pada M. turricula dipengaruhi oleh konsentrasi Pb pada air sungai.
Abtrak (Bhs. Inggris)Wangan River, located in Sokaraja Kulon Village in Banyumas, is a river which is already polluted by batik industrial waste. One of the component of batik waste is lead (Pb), sourced from the dipping process which uses white dye (Pb(OH)2,PbCO3) and red dye (Pb2O4, K2CrO4). The component of batik waste that contains Pb may cause disruption in an environment ecological balance, and when contaminated it may interfere with an organism’s metabolism process. Therefore, a method to gain information regarding the waters in Wangan River is needed, one of them is by using macrozoobenthos as bioindicator (biological indicator). This study aims to determine the condition of the water quality of the Wangan River based on Pb concentration and to determine the correlation between the concentration of Pb metal in M.turricula with the Pb concentration of the Wangan River water. The research indicates that the concentration of Pb in river water and M.turricula in the station before the water contaminated by batik waste was 0.003 mg/L and 0.019 mg/g. Pb concentrations in water river and M.turricula at the exact station where batik waste entered the water was 1.501 mg/L and 0.152 mg/g, while at stations after the water is contaminated by batik waste was 0.016 mg/L and 0.053 mg/g. Based on PP No. 22 of 2021, the concentration of Pb at Wangan River water exceeds the standard threshold of grade 3 quality. Concentration of Pb in M. turricula was significantly correlated with Pb concentration of river water and has a correlation coefisen value of 0.767 which means Pb concentration in M. turricula was influenced by Pb concentration in river water.
Kata kunci konsentrasi Pb, limbah batik, Melanoides turrciula, Sungai Wangan
Pembimbing 1Dr. Sri Lestari, S.Si., M.Si
Pembimbing 2Dr. Diana Retna Utarini Suci Rahayu, M.P.
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2021-08-16 13:15:56.321921
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.