Artikel Ilmiah : B1A017126 a.n. DEVI VIRA SETIANA

Kembali Update Delete

NIMB1A017126
NamamhsDEVI VIRA SETIANA
Judul ArtikelPENGARUH KADAR GARAM TERHADAP KARAKTER ANATOMI DAUN KEDELAI [Glycine max (L.) Merr.] YANG TERINFEKSI Cercospora sp.
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kedelai [Glycine max (L.) Merr.] saat ini kebutuhannya semakin meningkat namun tidak diimbangi oleh produksinya. Kegagalan produksi tersebut salah satunya akibat penyakit bercak daun yang disebabkan oleh jamur Cercospora sp. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kadar garam terhadap karakter anatomi daun kedelai yang terinfeksi Cercospora sp. dan pengaruh kadar garam terhadap intensitas penyakit bercak daun pada tanaman kedelai. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Parameter yang diamati meliputi tebal epidermis adaksial dan abaksial, tebal kutikula adaksial dan abaksial, tebal mesofil, panjang stomata, lebar stomata, kerapatan stomata, kerapatan trikomata dan frekuensi serangan Cercospora sp. serta parameter pendukung berupa waktu inkubasi penyakit becak daun Cercospora. Data dianalisis dengan analisis ragam (ANOVA), dengan tingkat kesalahan 5%. Perlakuan yang memberikan pengaruh nyata, dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan Standar Kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan kadar garam 100 mM dapat meningkatkan ukuran tebal epidermis adaksial dan epidermis abaksial. Kadar garam 0 mM meningkatkan panjang stomata abaksial dan kerapatan stomata adaksial, serta menurunkan frekuensi serangan Cercospora sp..
Kata kunci: bercak daun, Cercospora sp., kedelai., NaCl.
Abtrak (Bhs. Inggris)Soybean [Glycine max (L.) Merr.] currently needs increasing but not matched by its production. One of the production failures was due to leaf spot disease caused by the fungus Cercospora sp. The purpose of this study was to determine the effect of salt content on the anatomical character of soybean leaves infected with Cercospora sp. and the effect of salt content on the intensity of leaf spot disease on soybean plants. This study used an experimental method with a completely randomized design (CRD). Parameters observed included adaxial and abaxial epidermis thickness, adaxial and abaxial cuticle thickness, mesophyll thickness, stomata length, stomata width, stomata density, trichomata density and attack frequency of Cercospora sp. and supporting parameters in the form of incubation time for Cercospora leaf rickshaw disease. Data were analyzed by analysis of variance (ANOVA), with an error rate of 5%. The treatment that gave a real effect was followed by the Honest Significant Difference (HSD) test with a standard error of 5%. The results showed that 100 mM salt content could increase the thickness of the adaxial and abaxial epidermis. 0 mM salt content increased abaxial stomata length and adaxial stomatal density, and decreased the frequency of attack of Cercospora sp..
Key words: Cercospora sp., leaf spot, NaCl, soybean.
Kata kuncibercak daun, Cercospora sp., kedelai., NaCl.
Pembimbing 1Dr. Juwarno, M.P.
Pembimbing 2Dra. Endang Sri Purwati, M.P.
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2021-08-15 21:27:48.12128
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.