Artikel Ilmiah : J1E016001 a.n. BINTA NURUL AZKIYA

Kembali Update Delete

NIMJ1E016001
NamamhsBINTA NURUL AZKIYA
Judul ArtikelDesigning A Learning Model For Teaching Integrated Skills (Listening and Speaking) Through Short Story of "The Wise Little Girl" By Alexander Afanasyev For Tenth Graders of Senior High School
Abstrak (Bhs. Indonesia)Karena masih ada pemisahan antara studi bahasa Inggris dan studi sastra dalam kurikulum Indonesia, karya sastra Inggris tidak banyak digunakan untuk mengajar bahasa Inggris di sekolah. Penggunaan teks sastra juga masih dikaitkan dengan pengajaran membaca atau menulis saja. Padahal, karya sastra dapat menjadi media yang menyenangkan dan efektif untuk memperoleh keterampilan yang terintegrasi (menyimak, berbicara, membaca, dan menulis) dengan unsur-unsur bahasanya. Kurikulum 2013 menganggap penguasaan empat keterampilan dalam konteks komunikatif sebagai tujuan utama dalam pembelajaran bahasa Inggris. Dengan demikian, guru membutuhkan model pengajaran bagaimana memasukkan karya sastra untuk pengajaran keterampilan terpadu. Untuk itu peneliti berinovasi merancang model pembelajaran yang memadukan karya sastra berupa cerpen berjudul “The Wise Little Girl” karya Alexander Afanasyev terutama untuk mengembangkan keterampilan menyimak dan berbicara siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah pertama untuk mengetahui relevansi “The Wise Little Girl” untuk mengajar mendengarkan dan berbicara untuk siswa kelas sepuluh, kedua untuk merancang model pembelajaran yang relevan untuk mengajar mendengarkan dan berbicara untuk siswa kelas sepuluh melalui cerita pendek, dan untuk menjelaskan bagaimana model dapat dibenarkan untuk mengajar mendengarkan dan berbicara untuk siswa kelas sepuluh melalui cerita pendek. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Sumber data primer diperoleh dari cerpen “The Wise Little Girl” dan sumber data sekunder dari teori-teori yang berkaitan dengan pengajaran menyimak dan berbicara melalui cerpen. Peneliti melakukan tiga langkah dalam menganalisis data; klasifikasi data, analisis data, dan penarikan kesimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa “The Wise Little Girl” relevan untuk digunakan sebagai media pembelajaran menyimak dan berbicara bagi siswa kelas sepuluh, model yang dirancang didasarkan pada konsep pembelajaran kooperatif dan diberi nama TLIA (Teamwork Leading to Individual Assessment), dan validitas model pembelajaran TLIA dapat dibenarkan untuk pengajaran listening dan speaking melalui “The Wise Little Girl” untuk siswa kelas sepuluh.
Abtrak (Bhs. Inggris)As there is still a segregation between English study and literary study in Indonesian curriculum, English literary works are not widely used to teach English at schools. The use of literary texts is also still linked to teach reading or writing only. Whereas, literary works can be fun and effective media to acquire integrated skills (listening, speaking, reading and writing) with its language elements. Curriculum 2013 considers mastering the four skills in communicative contexts as the main objective in English learning. Thus, teachers need a teaching model how to incorporate a literary work for integrated-skills teaching. For that, the researcher innovated to design a learning model that incorporates a literary work in the form of short story entitled “The Wise Little Girl” by Alexander Afanasyev to mainly develop the students’ listening and speaking skills. The purposes of this research are firstly to find out the relevance of “The Wise Little Girl” to teach listening and speaking for tenth graders, secondly to design a relevant learning model for teaching listening and speaking for tenth graders through short story, and to explain how the model is justifiable for teaching listening and speaking for tenth graders through short story. This research is a descriptive study. The primary data source is gained from short story of “The Wise Little Girl” and secondary data source from theories which are related for teaching listening and speaking through short story. The researcher made three steps in analysing the data; data classification, data analysis, and data conclusion. The result of the research showed that “The Wise Little Girl” is relevant to be used for a teaching listening and speaking media for tenth graders, the designed model is based on the concept of cooperative learning and named as TLIA (Teamwork Leading to Individual Assessment), and the validity of TLIA learning model is justifiable for teaching listening and speaking through “The Wise Little Girl” for tenth graders.
Kata kuncicerita pendek, "The Wise Little Girl", menyimak, berbicara, model pembelajaran
Pembimbing 1Dian Adiarti, S.Pd., M.Hum.
Pembimbing 2Prayogo Hadi Sulistio, S.Pd., M.Pd.
Pembimbing 3Nisa Roiyasa, S.Pd., M.TESOL.
Tahun2021
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2021-08-12 23:06:42.689537
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.