Artikel Ilmiah : F1F017003 a.n. RIZKY MUHAMAD YUNUS

Kembali Update Delete

NIMF1F017003
NamamhsRIZKY MUHAMAD YUNUS
Judul ArtikelAnalisis Kepentingan Rusia dalam Kerja sama Minyak dan Gas dengan China tahun 2014-2016
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian yang berjudul “Analisis Kepentingan Rusia dalam Kerja sama Minyak dan Gas dengan China tahun 2014-2016” ini dianalisis berdasarkan konsep geopolitik energi dan kepentingan nasional. Fokus penelitian ini adalah mengalanisis bagaimana kepentingan Rusia pada tahun 2014 hingga tahun 2016 dalam melakukan kerja sama minyak dan gas dengan China, setelah terjadinya peristiwa aneksasi Krimea dan pemberian sanksi oleh Uni Eropa. Berdasarkan data yang diperoleh, Rusia dan China mulai melakukan kerja sama secara komprehensif pada tahun 2014. Kerja sama yang dilakukan berupa kesepakatan pengiriman gas alam dari Rusia menuju China yang dilakukan selama 30 tahun, serta pembangunan jalur pipa baru yang mengarah ke wilayah China. Pada kerja sama yang berjangka panjang tersebut, membuat Rusia menjadi pemasok utama gas alam ke wilayah China. Selain itu, dengan pembangunan jalur pipa tersebut, membuat Rusia memiliki potensi untuk mengembangkan pasar minyak dan gas nya ke wilayah Asia, khususnya negara – negara yang berada di sekitar China.
Abtrak (Bhs. Inggris)The research entitled "Analysis of Russia's Interests in Oil and Gas Cooperation with China in 2014-2016" was analyzed based on the geopolitics of energy and national interests concept. The focus of this research is to analyze how Russia's interests from 2014 to 2016 were in carrying out oil and gas cooperation with China, the aftermath of Crimea annexation and after enduring sanctions imposed by the European Union.. Based on the data obtained, Russia and China began to cooperate comprehensively in 2014. The cooperation was in the form of an agreement on the delivery of natural gas from Russia to China which was carried out for 30 years, as well as the construction of a new pipeline leading to Chinese territory. In this long-term cooperation, Russia has become the main supplier of natural gas to China. In addition, with the construction of the pipeline, Russia has the potential to develop its oil and gas market to the Asian region, especially to countries located around China.
Kata kunciKepentingan, Kerja sama, minyak dan gas, Gazprom.
Pembimbing 1Nuriyeni Kartika Bintarasari, MA.
Pembimbing 2Ayusia Sabhita Kusuma, M.Soc.Sc
Pembimbing 3Muhammad Yamin, M.Si
Tahun2021
Jumlah Halaman3
Tgl. Entri2021-08-12 21:57:34.088919
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.