Artikel Ilmiah : F1B016114 a.n. UTARI SRIMULYA MARCELLIA

Kembali Update Delete

NIMF1B016114
NamamhsUTARI SRIMULYA MARCELLIA
Judul ArtikelManajemen Aset Desa Untuk Kesejahteraan Masyarakat (Studi di Desa Pamalayan Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Manajemen aset desa dilakukan agar aset tersebut dapat memberikan manfaat tertinggi bagi pemerintah desa dan masyarakat desa. Dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa pemerintah desa harus mengoptimalkan pemanfaatan aset desa, maka dari itu perlu dilakukan manajemen aset yang baik dan optimal. Penelitian ini dilakukan di Desa Pamalayan Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menggambarkan bagaimana manajemen aset desa untuk kesejahteraan masyarakat di Desa Pamalayan Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis. Sasaran penelitian ini adalah Kepala Desa Pamalayan, Sekretaris Desa, Kasi dan Kaur, ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kadus dan masyarakat Desa Pamalayan. Teknik pemilihan informan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam aspek inventarisasi aset sudah berjalan dengan baik, pemerintah Desa Pamalayan telah melakukan pencatatan dan pendataan terhadap semua aset barang yang ada, dan juga semua barang milik desa telah dilakukan kodifikasi/labelling. Untuk legal audit aset belum dilakukan oleh pemerintah desa, semua aset berupa tanah dan bangunan belum memiliki dokumen kepemilikan yaitu sertifikat tanah. Namun disamping itu, aspek optimasi aset telah dilakukan dengan baik karena pemerintah desa telah mengoptimalkan pemanfaatan aset dengan ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat desa. Untuk aspek kesejahteraan masyarakat sudah terpenuhi karena kebutuhan materi dan kebutuhan non materi masyarakat desa telah terpenuhi. Kesimpulan dalam penelitian ini ialah, dilihat dari inventarisasi aset, legal audit aset dan optimasi aset sudah dilakukan dengan baik. Manajemen aset desa telah memberikan kesejahteraan baik dari kebutuhan materi dan kebutuhan non materi. Dilihat dari sisi kebutuhan materi masyarakat desa dapat memanfaatkan untuk pertanian dan berjualan, sedangkan dari sisi kebutuhan non materi masyarakat yang menyewa merasa senang dan nyaman bahwa tempat tersebut sebagai lahan produktif.
Abtrak (Bhs. Inggris)Village asset management is carried out so that these assets can provide the highest benefits for the village government and village communities. In improving the welfare of the village community, the village government must optimize the utilization of village assets, therefore it is necessary to carry out good and optimal asset management. This research was conducted in Pamalayan Village, Cijeungjing District, Ciamis Regency. The purpose of this study was to determine, describe and describe how the management of village assets for the welfare of the community in Pamalayan Village, Cijeungjing District, Ciamis Regency. The target of this research is the Head of Pamalayan Village, Village Secretary, Head of Section and Kaur, chairman of the Village Consultative Body (BPD), Kadus and the Pamalayan Village community. The informant selection technique used in this study used purposive sampling. The research method used in this study is a qualitative method using a descriptive approach. The results of this study indicate that the asset inventory aspect has gone well, the Pamalayan Village government has recorded and collected data on all existing asset assets, and also all village property has been codified/labeled. The village government has not conducted a legal audit of assets, all assets in the form of land and buildings do not yet have ownership documents, namely land certificates. But besides that, the asset optimization aspect has been carried out well because the village government has optimized the use of assets aimed at the welfare of the village community. The aspect of community welfare has been fulfilled because the material and non-material needs of the village community have been met. The conclusion in this study is that, judging from the asset inventory, legal asset audits and asset optimization have been carried out well. Village asset management has provided welfare both from material needs and non-material needs. In terms of material needs, the village community can use it for agriculture and selling, while in terms of non-material needs, the people who rent it feel happy and comfortable that the place is productive land.
Kata kunciManajemen Aset, Desa, Kesejahteraan Masyarakat
Pembimbing 1Dr. Wahyuningrat, M.Si
Pembimbing 2Drs. Mahmud Setiahadi, M.Si
Pembimbing 3Drs.Andi Antono, M.Si
Tahun2021
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2021-08-09 15:45:57.686593
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.