Artikel Ilmiah : B1A017152 a.n. FATMA KURNIATI ROHMA

Kembali Update Delete

NIMB1A017152
NamamhsFATMA KURNIATI ROHMA
Judul ArtikelKandungan Bioetanol Rumput Laut Gracilaria gigas Asal Pantai Berbeda di Nusakambangan Cilacap
Abstrak (Bhs. Indonesia)Rumput laut merupakan sumber energi alternatif terbarukan yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan bioetanol, karena memiliki komposisi penyusun seperti polisakarida yaitu selulosa, karaginan, agar, lignin, dan monosakarida yaitu glukosa dan galaktosa. Potensi pengembangan bioetanol berbahan baku rumput laut lebih besar dibandingkan dengan pengembangan bioetanol berbahan tanaman pangan karena umur panen relatif singkat serta tidak menyebabkan persaingan dengan pasokan pangan manusia. Gracilaria gigas (Rhodophyta) pada dinding selnya mengandung selulosa yang dapat dimanfaatkan menjadi sumber bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biomassa dan kandungan bioetanol dari rumput laut Gracilaria gigas asal pantai berbeda di Nusakambangan Cilacap. Kondisi perairan mempengaruhi kualitas rumput laut di pantai dan kandungan selulosa sebagai sumber bioetanol. Metode penelitian ini akan dilakukan secara survey, pengambilan sampel secara purposive sampling. Variabel bebas meliputi Pantai Karang Bolong, Karang Pandan, dan Karang Tengah. Variabel terikat meliputi biomassa dan kandungan bioetanol rumput laut Gracilaria gigas. Parameter utama meliputi biomassa, kandungan bioetanol, suhu, kedalaman, kecepatan arus, derajat keasaman (pH), salinitas, kadar fosfat, dan kadar nitrat. Parameter pendukung yaitu gula reduksi. Data biomassa dan kandungan bioetanol yang diperoleh dianalisis menggunakan Rancangan Tersarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biomassa tertinggi terdapat pada substrat karang asal Pantai Karang Bolong yaitu sebesar 860 g, sedangkan rata-rata biomassa terendah terdapat pada substrat campuran asal Pantai Karang Pandan yaitu sebesar 63,625 g. Rata-rata kandungan bioetanol tertinggi terdapat pada rumput laut Gracilaria gigas asal Pantai Karang Pandan yaitu sebesar 20,03%, sedangkan rata-rata kandungan bioetanol terendah terdapat di Pantai Karang Bolong sebesar 18,08%.
Abtrak (Bhs. Inggris)Seaweed is a renewable alternative energy source that can be used a raw material for making bioethanol, because it has a constituent composition such as polysaccharides, namely cellulose, carrageenan, agar, lignin, and monosaccharides, namely glucose and galactose. The potential for the development of bioethanol made from seaweed is greater than the development of bioethanol made from food crops because the harvest period is relatively short and does not cause competition with human food supplies. Gracilaria gigas (Rhodophyta) in its cell wall contains cellulose which can be used as a source of bioethanol. This study aims to determine the biomass and bioethanol content of Gracilaria gigas seaweed from different coasts in Nusakambangan Cilacap. Water conditions affect the quality of seaweed on the coast and the content of cellulose as a source of bioethanol. This research method will be carried out by survey, sampling by purposive sampling. The independent variables include Karang Bolong Beach, Karang Pandan, and Karang Tengah. The dependent variables included biomass and bioethanol content of Gracilaria gigas seaweed. The main parameters include biomass, bioethanol content, temperature, depth, current velocity, acidity (pH), salinity, phosphate content, and nitrate content. The supporting parameter is reducing sugar. The data on biomass and bioethanol content obtained were analyzed using Nested Design. The results showed that the highest average biomass was found on coral substrate from Karang Bolong Beach, which was 860 g, while the lowest average biomass was found in mixed substrate from Karang Pandan Beach, which was 63,625 g. The highest average bioethanol content was found in Gracilaria gigas seaweed from Karang Pandan Beach, which was 20.03%, while the lowest average bioethanol content was found in Karang Bolong Beach at 18.08%.
Kata kunciBioetanol, Biomassa, Gracilaria gigas, Karang Bolong, Karang Pandan, Karang Tengah, Substrat
Pembimbing 1Dr. Dwi Sunu Widyartini, M.Si.
Pembimbing 2Ropiudin, S.TP.
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman56
Tgl. Entri2021-08-06 13:54:41.092997
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.