Artikel Ilmiah : F2A017011 a.n. SUBIYANTO

Kembali Update Delete

NIMF2A017011
NamamhsSUBIYANTO
Judul ArtikelIMPLEMENTASIyPROGRAM BANTUANyPANGAN NON TUNAI (BPNT)yDI KECAMATAN
KROYA KABUPATENyCILACAP
Abstrak (Bhs. Indonesia)BantuanyPangan NonyTunai adalah program bantuan pangan yang diberikan pemerintah
mulai Tahun 2018 kepadaykeluarga penerima manfaat setiapybulannya dengan mekanisme
akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli bahan makanan pokok di e-warung
KUBE atau pedagang bahan pangan yang ditunjuk sebagai agen penyalur oleh Himbara.
Program BantuanyPangan NonyTunai (BPNT) untuk memberikan pilihan bagi keluarga
penerima manfaat dalam mencukupi kebutuhan pokok sehari-hari. Di tingkat pusat, provinsi,
kabupaten/kota dan kecamatan telah dibentuk timykoordinasi bansosypangan sebagai
pelaksana program BPNT. Adanya mekanisme perubahan mekanisme penyaluran dengan
menggunakan mekanisme transaksi elektronik ternyata tidak serta merta menjadikan
program berjalan lancar tanpa permasalahan. Salah satu yang terjadi adalah di Kecamatan
Kroya Kabupaten Cilacap. Beberapa kepala desa mengeluhkan terkait kurangnya koordinasi
dalam pelaksanaan program antara pendamping, Himbara dengan pemerintah desa.
Permasalahan yang lain yaitu adanya kegiatan pengumpulan kartu milik KPM yang akan
mencairkan BPNT. Tujuanypenelitian ini adalah untukymengetahui bagaimana implementasi
programyBPNT di Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap. Metode yangydigunakan dalam
penelitianyini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara
mendalam, observasiydan dokumentasi. Informan dipilih dengan metode purposive sampling
danYSnowball Sampling. Keabsahan data diuji dengan teknik triangulasi yaitu dengan
membandingkan dan mengecek kembali informasi yang diperoleh agar benar-benar dapat
dipercaya. Data-data hasil penelitina dianalisis dengan metode analisis interaktif. Hasil
penelitian ini menjelaskan bahwa Implementasi Program Bantuan Pangan Non Tunai di
Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap secara umum sudah berhasil dalam mencapai tujuan
ketepatan sasaran dan manfaat program. Bantuan dapat disalurkan kepada penerima
manfaat dengan tepat karena masing-masing penerima manfaat diberikan kartu elektronik
yang harus dibawa sendiri dalam mencairkan bantuan di E-warung. Implementasi Program
Bantuan Pangan Non Tunai di Kecamatan Kroya jika dilihat dari sisi proses pelaksanaan
program belum berhasil secara optimal karena dalam proses pelaksanaan program masih
ada beberapa ketidakpatuhan pelaksana program terhadap Pedoman Umum Bantuan Pangan
Non Tunai.
Abtrak (Bhs. Inggris)Non-Cash Food Assistance is a food assistance program provided by the government starting
in 2018 to beneficiary families every month with an electronic account mechanism that is
used only to buy basic food ingredients at KUBE e-warung or food traders appointed as
distribution agents by Himbara. Non-Cash Food Assistance Program (BPNT) to provide
options for beneficiary families in meeting their daily basic needs. At the central, provincial,
district/city and sub-district levels, a food assistance coordination team has been formed to
implement the BPNT program. The existence of a mechanism for changing the distribution
mechanism by using an electronic transaction mechanism does not necessarily make the
program run smoothly without problems. One of the things that happened was in Kroya
District, Cilacap Regency. Several village heads complained about the lack of coordination in
program implementation between the facilitator, Himbara and the village government.
Another problem is the existence of card collection activities belonging to KPM which will
disburse BPNT. The purpose of this study was to find out how the implementation of the
BPNT program in Kroya District, Cilacap Regency. The method used in this study is a
qualitative method with data collection techniques through in-depth interviews, observation
and documentation. Informants were selected by purposive sampling and snowball sampling
PUBLIC POLICY AND MANAGAMENT INQUIRY. VOLUME ... ISSUE ... TAHUN ...., Page ...
3
methods. Theyvalidity of the data was tested byytriangulation technique, namely by
comparing and rechecking the information obtained so that it was truly reliable. The research
data were analyzed by interactive analysis method. The results of this study explain that the
implementation ofythe Non-Cash Food Assistance Program in Kroya District, Cilacap Regency
in general has succeeded in achieving the goals of targeting accuracy and program benefits.
Assistance can be channeled to beneficiaries appropriately because each beneficiary is given
an electronic card that must be brought by himself in disbursing aid at the E-warung The
implementationyof the Non-Cash FoodyAssistance Program in Kroya District when viewed
from the side of the program implementation process has not been optimally successful
because in the program implementation process there are still some non-compliance of
program implementers to the General Guidelines for Non-Cash Food Aid
Kata kunciBantuanYPangan Non Tunai (BPNT), Kecamatan Kroya.
Pembimbing 1Dr. Wahyuningrat, M.Si
Pembimbing 2Dr. Slamet Rosyadi, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman18
Tgl. Entri2021-08-06 10:46:37.51715
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.