Artikel Ilmiah : H1E017007 a.n. MILENIA RAHMA IZZA

Kembali Update Delete

NIMH1E017007
NamamhsMILENIA RAHMA IZZA
Judul ArtikelEvaluasi Postur Kerja dan Usulan Perancangan Ulang
Kursi Batik Tulis dengan Metode NBM dan RULA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Berdasarkan penelitian di IKM MZ Studio, pekerja dibagian teknik canting bekerja dengan posisi kerja yang tidak ergonomis, yaitu dengan posisi duduk menggunakan kursi yang ukurannya kecil, pendek dan tanpa sandaran punggung. Posisi tubuh pekerja menunduk menghadap kain dan sedikit membungkuk, tangan kanan memegang batang canting untuk menggambar pada pola dasar kain, tangan kiri memegang bagian bawah kain, serta posisi kaki menekuk dan terkadang juga terjulur lurus ke depan. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi postur kerja pembatik dan memberikan usulan desain kursi yang ergonomis sehingga dapat menurunkan gangguan musculoskeletal disorders. Metode yang digunakan yaitu observasi langsung terhadap 10 pembatik dengan metode Nordic Body Map (NBM) untuk mengidentifikai keluhan yang dirasakan oleh pembatik, kemudian dilakukan penilaian postur kerja dengan metode Rappid Upper Limb Assessment (RULA) dan mendapatkan skor 6 yang berarti perlu dilakukan tindakan secepatnya. Hasil dari penelitian ini yaitu desain kursi pembatik dapat menurunkan skor Rappid Upper Limb Assessment (RULA) dari 6 menjadi 3, yang berarti bahwa postur kerja pembatik tergolong risiko rendah dan masih perlu dilakukan perbaikan dalam jangka waktu yang lama. Kesimpulan dari penelitian ini adalah desain kursi yang ergonomis sesuai dengan dimensi antropometri pembatik sehingga dapat menurunkan keluhan musculoskeletal disorders.
Abtrak (Bhs. Inggris)Based on research at IKM MZ Studio, workers in the canting division work in non-ergonomic working positions, those are sitting position using small size chair, short and without a backrest. The position of the worker's body is bent towards the cloth and slightly bent down, the canting rod is used to draw on the basic pattern of the cloth, the left hand holds the bottom of the cloth, and the legs are bent and sometimes stretched out straight ahead. The purpose of this study was to evaluate the working posture of batik makers and propose an ergonomic chair design to reduce musculoskeletal disorders. The method used is direct observation of batik makers using the Nordic Body Map (NBM) method for 10 workers to identify the complaints felt by the workers, then assessing work posture using the Rappid Upper Limb Assessment (RULA) method, and the value of the assessment is belong to score category 6, which means immediate action is needed. The results of this study are the design of the batik chair that can reduce the Rappid Upper Limb Assessment (RULA) score from 6 to 3, which means that the work posture of batik is classified as low risk and still needs to be improved in the long term. The conclusion of this study is that an ergonomic chair design that appropriate to the dimensions of batik workers can reduce the gripes of musculoskeletal disorders.
Kata kunciBatik Tulis, NBM, RULA, Produk Desain.
Pembimbing 1Sugeng Waluyo, S.ST., M.Sc.
Pembimbing 2Amanda Sofiana, S.T., M.T.
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2021-08-04 15:10:21.937654
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.