Artikel Ilmiah : L1C016044 a.n. MUHAMMAD PANJI ARIYANTO

Kembali Update Delete

NIML1C016044
NamamhsMUHAMMAD PANJI ARIYANTO
Judul ArtikelRasio Kelimpahan Post Laarvae Udang Windu (Penaeus monodon, Fabricus, 1798) pada saat Pasang dan Surut di Pantai Teluk Penyu Cilacap
Abstrak (Bhs. Indonesia)Stadia post larvae udang windu (Penaeus monodon) merupakan fase kritis dimana
keberlangsungan hidupnya dipengaruhi faktor lingkungan dan pemangsaan.
Parameter oseanografi seperti pasang surut, arus, temperatur, pH dan salinitas
sangat mempengaruhi kelimpahan post larvae udang windu. Tujuan dari penelitian
ini yaitu mengetahui kelimpahan, rasio kelimpahan dan pengaruh pasang dan surut
terhadap kelimpahan post larvae udang windu. Metode survei ini mengoleksi post
larva udang windu pada 3 stasiun dengan karakteristik lingkungan berbeda dan
diulang 3 kali. Sampel dikoleksi dengan menggunakan larva net (mesh size 500 µm)
berkerangka depan 1 m2. Larva net ditarik dengan tangan pada kedalaman 1 m dan
sejauh 100 m di pesisir pantai. Kelimpahan rata-rata post larvae udang windu pada
saat pasang 22 indv/100 m2 dan surut 17 indv/100 m2. Rata-rata rasio kelimpahan
post larvae udang windu pada saat pasang lebih tinggi (55,90%) dibanding pada
surut (44,10%). Secara statistik, kelimpahan post larvae udang windu saat pasang dan
surut ditemukan perbedaan (P<0,05).
Abtrak (Bhs. Inggris)Post larvae stage of tiger shrimp (Penaeus monodon) is a critical phase and the survival is
influenced by environmental factors and predation. Oceanographic parameters such as tides,
currents, temperature, pH and salinity are greatly affect the abundance of tiger shrimp post
larvae. The purpose of this study was to determine the abundance, abundance ratio and the
effect of tides to the abundance of tiger shrimp post larvae. This survey method was collects
tiger shrimp post larvae at 3 stations with different environmental characteristics and is
repeated 3 times. Samples were collected using a larva net (mesh size 500 m) with a front
rectangle frame of 1 m2. The larva net is towed by hand in 1 m of depth and 100 m of range
at coastal waters. The average of tiger prawn post larvae abundance during high tide was
found 22 indv/100 m2 and when low tide was obtained 17 indv/100 m2. The average ratio of
abundance of tiger prawns post larvae when high tide was higher (55,90%) than low tide (44,10%). Statistically, the post larvae of tiger prawn abundance during high to low water
was found a difference (P<0,05).
Kata kuncipost larvae; Penaeus monodon; kelimpahan; pasang surut; teluk penyu
Pembimbing 1Dr. F. Eko Dwi Haryono, S.Pi., M.Si.
Pembimbing 2Dr. Tjahjo Winanto, M.Si.
Pembimbing 3-
Tahun2021
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2021-08-04 14:58:25.198656
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.