Artikel Ilmiah : I1A019052 a.n. SHARAH AYUNI

Kembali Update Delete

NIMI1A019052
NamamhsSHARAH AYUNI
Judul ArtikelFaktor-Faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Jamban Sehat di Wilayah Kerja Puskesmas Ajibarang II
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Puskesmas Ajibarang II menempati urutan terendah keluarga dengan akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak (jamban sehat) se-Kabupaten Banyumas yaitu hanya sebesar 65%. Rendahnya akses terhadap fasilitas jamban sehat tentunya dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan jamban sehat di Wilayah Kerja Puskesmas Ajibarang II.

Metodologi : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang meneliti variabel bebas berupa pendidikan, pendapatan keluarga, pengetahuan mengenai jamban sehat, sikap, keberadaan jamban sehat, ketersediaan air bersih, dukungan tokoh agama, dan dukungan pemerintah terhadap variabel terikatnya yaitu penggunaan jamban sehat. Jumlah sampel penelitian ini yaitu 89 responden yang diperoleh dari 3 Desa dengan cakupan akses ke sanitasi jamban terendah yaitu Desa Jingkang, Pancasan, dan Sawangan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dianalisis menggunakan uji univariat, bivariat, dan multivariat.
Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 6 variabel yang berhubungan dengan penggunaan jamban sehat yaitu pendidikan (p-value = 0,005), pendapatan keluarga (p-value = 0,022), pengetahuan, sikap, keberadaan jamban sehat, dan dukungan pemerintah (p-value =0,000). Variabel yang paling berpengaruh terhadap penggunaan jamban sehat yaitu sikap dengan p-value = 0,012 dan nilai OR = 4,716.
Kesimpulan : Faktor yang memiliki hubungan paling signifikan dengan penggunaan jamban sehat di Wilayah Kerja Puskesmas Ajibarang II yaitu sikap.
Kata kunci : Jamban Sehat, Puskesmas
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: The Ajibarang II Health Center is in the lowest rank for families with access to proper sanitation facilities (healthy latrines) throughout Banyumas Regency, namely only 65%. The low access to healthy latrines can of course be caused by several factors. This study aims to determine the factors that influence the use of healthy latrines in the Work Area of the Ajibarang II Health Center.
Methodology: This study uses a quantitative method with a cross-sectional approach that examines the independent variables such as education, family income, knowledge about healthy latrines, attitudes, existence of healthy latrines, availability of clean water, support from religious leaders, and government support for the dependent variable, namely the use of healthy latrines. The number of samples in this study were 89 respondents obtained from 3 villages with the lowest coverage of access to latrine sanitation, namely Jingkang, Pancasan and Sawangan Villages using the proportionate stratified random sampling technique. Data were analyzed by univariate, bivariate and multivariate.
Results: The results showed that there were 6 variables related to the use of healthy latrines, namely education (p-value = 0.005), family income (p-value = 0.022), knowledge, attitudes, existence of healthy latrines, and government support (p- value = 0.000). The variable that has the most influence on the use of healthy latrines is attitude with p-value = 0.012 and OR = 4.716.
Conclusion: The factor that has the most significant relationship with the use of healthy latrines in the Ajibarang II Health Center Work Area is attitude.
Keywords: Healthy Latrines, Health Center
PENDAHULUAN
Kata kunciJamban Sehat, Puskesmas
Pembimbing 1SaudinYuniarno, SKM., M.Kes
Pembimbing 2Agnes Fitria Widiyanto, SKM., M.Sc
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2021-07-30 11:30:33.339223
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.