Artikel Ilmiah : J1C017042 a.n. ARIA ABDILLAH

Kembali Update Delete

NIMJ1C017042
NamamhsARIA ABDILLAH
Judul ArtikelPENGGUNAAN SONKEIGO DAN KENJOUGO DALAM
AL-QUR'AN TERJEMAHAN BAHASA JEPANG SURAT MARYAM
Abstrak (Bhs. Indonesia)Bahasa Jepang memiliki ragam bahasa hormat yang dipergunakan dalam etika pergaulan masyarakat Jepang. Ragam bahasa hormat tersebut dikenal dengan istilah keigo. Keigo merupakan tingkatan tutur yang berfungsi mengungkapkan rasa penghormatan kepada mitra tutur. Ungkapan untuk menyatakan penghormatan bukan hanya digunakan kepada sesama manusia, tetapi juga kepada Allah sebagai Sang Pencipta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis sonkeigo dan kenjougo dalam Al-Qur'an terjemahan bahasa Jepang serta mendeskripsikan proses pembentukan dan makna gramatikalnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menerapkan metode deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik catat. Sumber data dalam penelitian ini berupa Al-Qur'an terjemahan bahasa Jepang surat Maryam ayat 4 sampai 32. Di dalam sumber data ditemukan 14 data yang terbagi atas 9 data sonkeigo dan 5 data kenjougo. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan proses pembentukan kata sonkeigo dengan menggunakan pola verba bentuk khusus sebanyak 2 data, pola ~reru~rareru sebanyak 4 data, pola o~ni naru sebanyak 1 data, dan o~kudasai sebanyak 2 data. Proses pembentukan kata kenjougo dengan gabungan verba bentuk khusus dan pola o~suru sebanyak 1 data, pola verba bentuk khusus sebanyak 3 data dan pola o~suru sebanyak 1 data. Tingkat tutur sonkeigo digunakan dalam konteks mengenai perbuatan Allah, firman Allah kepada Zakaria, Maryam, dan Isa. Tingkat tutur kenjougo digunakan dalam konteks mengenai doa Zakaria kepada Allah dan firman Allah kepada Maryam yang disampaikan melalui Jibril.
Abtrak (Bhs. Inggris)The Japanese language has a variety of respectful languages that are used in Japanese social ethics. This variety of respectful language is known as keigo. Keigo is a speech level that functions to express respect for the speech partner. The expression to express respect is not only used to fellow human beings, but also Allah as the Creator. The purpose of this research was to determine the types of sonkeigo and kenjougo in the Japanese translation of the Qur'an, to describe the word-formation process and the grammatical meaning. This research is qualitative research by applying a qualitative descriptive method. The method of collecting data using a listening method with the writing technique. The data source in this research is the Japanese translation of the Qur'an surah Maryam chapter 4 to 32. In the data source, 14 data were found which is divided into 9 sonkeigo data and 5 kenjougo data. Based on the results of data analysis, it was found that the sonkeigo word-formation process used a special form of verb patterns with 2 data, the ~reru~rareru pattern with 4 data, the o~ni naru pattern with 1 data, and the o~kudasai pattern with 2 data. The kenjougo word-formation process used combination of special form verbs and o~suru pattern with 1 data, a special form of verb patterns with 3 data and an o~suru pattern with 1 data. The sonkeigo speech level is used in the context of Allah's actions, Allah's decree to Zakaria, Maryam, and Isa. The kenjougo speech level is used in the context of Zakaria's pray to Allah and Allah's decree to Maryam which was conveyed through Jibril.
Kata kuncikeigo, sonkeigo, kenjougo, Al-Qur’an, Maryam
Pembimbing 1Yudi Suryadi, S.Pd., M.Pd.
Pembimbing 2Eko Kurniawan, S.Pd., M.Pd.
Pembimbing 3Dr. Ely Triasih Rahayu, S.S., M.Hum.
Tahun2021
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2021-07-28 08:54:10.336964
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.