| NIM | L1B017033 |
| Namamhs | SUCI DWI RAHAYU |
| Judul Artikel | PEMANFAATAN INFUSUM SERAI (Cymbopogon citratus) SEBAGAI BAHAN ANESTESI ALAMI PADA LOBSTER AIR TAWAR (Cherax quadricarinatus) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Permintaan komoditas lobster air tawar dalam keadaan hidup semakin meningkat baik untuk pasar lokal maupun internasional. Hal ini perlu diikuti dengan penanganan yang cermatpada proses distribusi. Salah satu kunci keberhasilan dalam proses distribusi lobster adalah dengan teknik imotilisasi. Salah satu bahan anestesi alami yang dapat digunakan adalah tanaman serai. Tanaman serai mengandung senyawa metabolit sekunder antara lain alkaloid, tannin dan saponin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan infusum serai sebagai bahan anestesi alami pada lobster terhadap waktu induktif, waktu sedatif dan sintasan. Benih lobster air tawar dengan berat rata-rata 4±2 gram digunakan pada penelitian ini untuk mengetahui status pingsan lobster. Rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan (konsentrasi infusum serai 150 g/L, 200 g/L, 250 g/L dan 300 g/L air) dan empat ulangan digunakan dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian infusum serai dengan konsentrasi yang berbeda tidak berpengaruh nyata terhadap waktu sedatif dan sintasan. Sedangkan pada waktu induktif terdapat perberbedaan nyata. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The demand for live freshwater crayfish is increasing both for local and international markets. This needs to be followed by careful handling of the distribution process. One of the keys to success in the lobster distribution process is the immotilization technique. One of the natural anesthetics that can be used is lemon grass. Lemongrass plants contain secondary metabolites such as alkaloids, tannins and saponins. The purpose of this study was to determine the utilization of lemongrass infusion as a natural anesthetic in lobsters on inductive time, sedative time and survival. Freshwater lobster seeds with an average weight of 4 ± 2 grams were used in this study to determine the unconscious status of lobsters. A completely randomized design with four treatments (lemongrass infusion concentration 150 g/L, 200 g/L, 250 g/L and 300 g/L water) and four replications was used in this study. The results of this study can be concluded that the administration of lemongrass infusion with different concentrations did not significantly affect the sedative time and survival. While in inductive time there is a real difference |
| Kata kunci | lobster air tawar; serai; anestesi; induktif; sedatif |
| Pembimbing 1 | Drs. Marhaendro Santoso, M.Si |
| Pembimbing 2 | Drs. Marhaendro Santoso, M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2021 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2021-07-27 07:45:50.732372 |
|---|