| NIM | E1A016116 |
| Namamhs | FEBRIANTI DWIE SETYANINGTYAS |
| Judul Artikel | ANALISIS YURIDIS PEMBUKTIAN DAN PERTIMBANGAN HUKUM HAKIM DALAM TINDAK PIDANA PEMALSUAN PITA CUKAI (STUDI KASUS : PUTUSAN NOMOR 99/Pid.Sus/2019/PN Pbg) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembuktian dan pertimbangan hukum hakim dalam tindak pidana pemalsuan pita cukai studi kasus Putusan Nomor 99/pid.sus/2019/pn Pbg. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif dengan metode pendekatan undang-undang (status approach), pendekatan kasus (case approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah preskriptif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pembuktian dalam tindak pidana pemalsuan pita cukai telah memenuhi Pasal 184 KUHAP, memenuhi syarat materiil dan syarat formil sebagai alat bukti dan telah sesuai dengan sistem atau teori pembuktian berdasarkan undang-undang secara negatif (negatief wettelijk bewijstheorie) yang menganut Pasal 183 KUHAP dengan sekurang-kurangnya minimal dua alat bukti yang sah dan memperoleh keyakinan hakim. Dasar pertimbangan hukum hakim dalam mengkualifikasikan tindak pidana pemalsuan pita cukai terlebih dahulu melihat unsur-unsur yang terdapat dalam perkara tersebut dengan berdasarkan fakta hukum yang ada. Mengenai pemidanaan yang dijatuhkan kepada terdakwa, hakim telah mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan bagi terdakwa dan alat-alat bukti yang dihadirkan di persidangan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study aims to determine the evidence and legal considerations of judges in the criminal act of counterfeiting excise stamps in the case study of Decision Number 99/pid.sus/2019/pn Pbg. The research method used in this study is a normative juridical method with a status approach, case approach and conceptual approach. The specification of the research used is prescriptive. The type of data used in this research is secondary data. Based on the results of the study, it can be concluded that the evidence in the criminal act of counterfeiting excise stamps has complied with Article 184 of the Criminal Procedure Code, met the material and formal requirements as evidence and was in accordance with the system or theory of evidence based on the law in a negative manner (negative wettelijk bewijstheorie) Article 183 of the Criminal Procedure Code with at least two valid pieces of evidence and obtaining the judge's conviction. The basis for the judge's legal considerations in qualifying the criminal act of counterfeiting excise stamps first looks at the elements contained in the case based on existing legal facts. Regarding the sentence imposed on the defendant, the judge has considered the aggravating and mitigating factors for the defendant and the evidence presented at the trial. |
| Kata kunci | Pembuktian, Pertimbangan Hukum Hakim, Pemalsuan Pita Cukai. |
| Pembimbing 1 | Dr. Rahadi Wasi Bintoro, S.H., M.H. |
| Pembimbing 2 | Nurani Ajeng Tri Utami, S.H., M.H. |
| Pembimbing 3 | Handri Wirastuti Sawitri, S.H., M.H. |
| Tahun | 2021 |
| Jumlah Halaman | 17 |
| Tgl. Entri | 2021-07-21 14:19:34.138945 |
|---|