| NIM | A1L014053 |
| Namamhs | SAIMARA IPINDO SITEPU |
| Judul Artikel | Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Kopi Robusta (Coffea canephora) pada Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kesesuaian lahan adalah kecocokan sebidang lahan untuk penggunaan tertentu. Sebagai contoh lahan sangat sesuai untuk sawah irigasi, lahan cukup sesuai untuk pertanian tanaman tahunan atau pertanian tanaman semusim. Kesesuaian lahan tersebut dapat dinilai untuk kondisi saat ini atau setelah diadakan perbaikan. Hasil evaluasi lahan akan memberikan informasi tentang tingkat kesesuaian lahan , faktor pembatas yang tersedia, dan upaya perbaikan yang dapat dilakukan pada lahan tanaman kopi robusta pada Kecamatan Rembang, Purbalingga. Metode yang digunakan dalam evaluasi lahan ini adalah secara survai. Satuan unit lahan berdasarkan peta tanah, peta topografi, dan peta penggunaan lahan, terdiri dari 3 unit lahan dari 14 titik pengamatan. Metode analisis yang digunakan adalah dengan metode membandingkan (Matching) hasil survei tanah dilapangan dan hasil analisis tanah pada laboratorium dengan syarat kesesuaian lahan tanaman kopi robusta (Coffea canephora). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian lahan untuk tanaman kopi robusta (Coffea canephora) termasuk kedalam S2, S3, dan N dengan luasan masing-masing 19 ha, 602 ha, dan 71 ha. Faktor pembatas yang terdapat pada lahan tanaman kopi robusta adalah temperatur rata-rata, media perakaran. retensi hara, dan bahaya erosi. Pengelolaan lahan yang dapat dilakukan untuk memperbaiki faktor pembatas tersebut adalah dengan penambahan unsur hara kedalam tanah serta pembuatan teras. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Land suitability is the suitability of a piece of land for a particular use. For example, land is suitable for irrigation fields, land is quite suitable for annual crop farming or seasonal crop farming. The suitability of the land can be assessed for the current condition or after improvement. The results of land evaluation will provide information about the level of land suitability, available limiting factors, and improvement efforts that can be made on robusta coffee crop land in Rembang Subdistrict, Purbalingga. The method used in the land evaluation is soil survey. Land units based on soil maps, topographic maps, and land use maps, consist of 3 land units from 14 observation points. The analysis method used is by comparing the results of soil surveys in the field and the results of soil analysis in the laboratory with the condition of land suitability robusta coffee plants (Coffea canephora). The results showed that the level of land suitability for robusta coffee (Coffea canephora) included in S2, S3, and N with an area of 19 ha, 602 ha, and 71 ha, respectively. The limiting factor found in robusta coffee crop land is the average temperature, rooting media. nutrient retention, and erosion hazards. Land management that can be done to improve the limiting factor is by adding nutrients to the soil and build some terraces. |
| Kata kunci | Evaluasi lahan, kopi robusta, karakteristik lahan, tingkat kesesuaian lahan, faktor pembatas, pengelolaan Lahan |
| Pembimbing 1 | Ruly Eko Kusuma Kurniawan S.P., M.P |
| Pembimbing 2 | Fatichin S.P., M.P., Ph.d |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2021 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2021-06-29 22:27:06.537012 |
|---|