Artikel Ilmiah : H1A017035 a.n. FEBRIAN DIKY ASHAR

Kembali Update Delete

NIMH1A017035
NamamhsFEBRIAN DIKY ASHAR
Judul ArtikelDETEKSI LUAS RETAKAN PADA BETON MENGGUNAKAN
SEGMENTASI CITRA DIGITAL DENGAN METODE SAUVOLA
THRESHOLDING
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pemantauan keretakan beton merupakan cara untuk rehabilitasi beton untuk mempertahankan ketahanan dan
keselamatannya. Beton perlu diidentifikasi dan dilacak kerusakannya yaitu seperti keretakannya untuk dijadikan acuan
yang sangat penting untuk memprediksi kondisi sekarang dan kedepannya. Keretakan beton sangat sering ditemukan di
keadaan sekitar. Untuk melakukan pelacakan keretakan pada beton bisa menggunakan suatu alat yaitu Linear Variable
Displacement Transformer (LVDTs). Alat ini biasa digunakan untuk memonitor lebar dari keretakan. Cara
menggunakan alat ini adalah dengan cara mendekatkan sensor alat ke retakan pada beton. Namun pengguanaan alat
LVDTs masih kurang efektif, dikarenakan mobilitas yang rendah.Oleh karena itu, diperlukan suatu alat yang dapat
mengukur keretakan pada beton dengan mobilitas yang tinggi. Kamera memiliki mobilitas tinggi dan dapat dipadukan
dengan alat lain, contohnya dengan UAVs (Unmanned Aerial Vehicles). UAV dapat menjangkau area yang
membutuhkan mobilitas khusus untuk mendapatkan citra dari keretakan beton. Citra yang di ambil akan diolah dengan
berbagai teknik pengolahahan citra. Metode yang diusulkan oleh peneliti adalah dengan menggunakan preprocessing
citra dengan tuned tri-threshold fuzzy intensification operators, lalu mengunakan metode Sauvola thresholding sebagai
processing utama, dan terakhir menggunakan postprocessing citra yaitu Deghost dan Gaussian filter. Hasil dari proses
pengolahan citra tersebut adalah luas area pixel keretakan pada beton dan prosentase keretakan beton dengan dari
keselurahan citra itu sendiri. Dengan adanya metode pengolahan citra ini diharapkan menjadi parameter analisis untuk
pertimbangan kelayakan dari beton yang akan digunakan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Crack monitoring of concrete is a way of rehabilitating concrete to maintain its durability and safety. The
damage of concrete needs to be identified and tracked, such as cracks, to be used as a very important reference for
predicting current and future conditions. Cracked concrete is very often found in ambient conditions. To track cracks
in concrete, you can use a tool, namely Linear Variable Displacement Transformers (LVDTs). This tool is commonly
used to monitor the width of the cracks. How to use this tool is by bringing the tool sensor closer to the crack in the
concrete. However, the use of the LVDTs tool is still ineffective, due to its low mobility. Therefore, a tool that can
measure cracks in concrete with high mobility is needed. The camera has high mobility and can be combined with
other tools, for example with UAVs (Unmanned Aerial Vehicles). UAVs can cover areas that require special mobility
to obtain images of concrete cracks. The captured image will be processed with various image processing techniques.
The method proposed by the researcher is to use image preprocessing with tuned tri-threshold fuzzy intensification
operators, then use the Sauvola thresholding method as the main processing, and finally use image post-processing,
namely Deghost and Gaussian filters. The results of the image processing are the pixel area cracked in the concrete
and the percentage of cracked concrete from the whole image itself. With this image processing method, it is hoped
that it will become an analysis parameter to consider the feasibility of the concrete to be used.
Kata kunciPengolahan Citra, Sauvola Thresholding, Tudes Tri-Threshold Fuzzy Intensification Operators
Pembimbing 1Farida Asriani, S.Si., MT.
Pembimbing 2Hesti Susilawati, ST.,MT.
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman18
Tgl. Entri2021-06-16 14:12:28.378673
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.