| NIM | K1C016051 |
| Namamhs | ANGGI CAHYANING FEBRILIANI |
| Judul Artikel | Interpretasi Model Anomali Bawah Permukaan di Daerah Prospek Batuan Basaltik Berdasarkan Data Anomali Magnetik Lokal Tereduksi ke Ekuator |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Telah dilakukan survei geomagnetik di daerah prospek batu basal Desa Karanglewas, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan pemodelan 2D bawah permukaan berdasarkan data anomali magnetik lokal tereduksi ke ekuator untuk mendapatkan informasi struktur bawah permukaan daerah prospek batuan basaltik. Proses reduksi ke ekuator dilakukan karena daerah penelitian berada pada inklinasi relatif dekat dengan ekuator yaitu sebesar 〖-31,7〗^°. Berdasarkan interpretasi kualitatif diperoleh nilai anomali magnetik residual tereduksi ke ekuator berkisar antara -364,1 – 334,3 nT. Nilai anomali rendah tersebar pada arah selatan dan utara daerah penelitian. Daerah tersebut secara geologis memiliki kesesuaian dengan adanya intrusi basal di permukaan. Berdasarkan interpretasi pada model 2D, didapatkan enam buah model yaitu alluvium, lempung, lempung berpasir, batu pasir, breksi, dan intrusi basal berupa retas (dike). Pemodelan terfokus pada barat daya daerah penelitian, hal ini karena menurut peta kontur reduksi ke ekuator, daerah tersebut memiliki anomali magnetik yang rendah dan terkorelasi baik dengan geologi setempat. Suseptibilitas batuan yang diperoleh berkisar antara 0,001 – 0.07 SI. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Geomagnteic survey have been done at prospect region of basaltic rocks in Karanglewas Village, Jatilawang District, Banyumas Regency. The purpose of this studies are for doing subsurface 2D modeling based on local anomaly magnetic reduced to equator data to get information about the subsurface of basaltic prospect area. The reduced to equator process is carried out because the research area is on an inclination relatively close to the equator, which is 〖-31.7〗^°. Based on the qualitative interpretation, the range value of residual magnetic anomaly reduced to equator are between -364,1 – 334,3 nT. Low anomaly values are scattered in the south and north of the research area. The area is geologically compatible with basalt intrusion on the surface. Based on the interpretation of the 2D model, six model obtained, namely alluvium, clay, sandy clay, sandstone, breccia, and basalt intrusion in the form of dike. The modelling process focused on south-west direction of the study region, based on contour map of reduced to equator, this region has low magnetic anomaly and great correlated to the region geology. The rock susceptibility obtained ranged from 0.001 – 0.07 SI. |
| Kata kunci | interpretasi model, anomali magnetik, batuan basaltik, reduksi ke ekuator, Karanglewas. |
| Pembimbing 1 | Sehah, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Sukmaji Anom Raharjo, M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2021 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2021-06-09 21:08:19.89231 |
|---|