Artikel Ilmiah : B1A016111 a.n. YOSEF DITYA NUGROHO

Kembali Update Delete

NIMB1A016111
NamamhsYOSEF DITYA NUGROHO
Judul ArtikelPREVALENSI EKTOPARASIT PADA UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) HASIL TANGKAPAN ESTUARIA SEGARA ANAKAN CILACAP
Abstrak (Bhs. Indonesia)Wilayah perairan Segara Anakan Cilacap memiliki berbagai macam komodiitas diantaranya adalah spesies udang vannamei yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi baik di pasar domestik maupun pasar internasional. Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) merupakan spesies udang putih yang dibudidayakan di Indonesia yang berasal dari perairan Amerika Tengah. Kejadian serangan ektoparasit dapat dipengaruhi oleh beberapa aspek yang meliputi kondisi perairan, suhu perairan, letak geografis, kedalaman air serta gangguan atropogenik lain. Serangan ektoparasit dapat menyebabkan menurunya populasi udang vannamei di suatu perairan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi ektoparasit yang terdapat pada spesies udang vannamei (Litopenaeus vannamei)hasil tangkapan eustaria Segara Anakan Cilacap. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei teknik random sampling. Sampel udang vannamei yang diambil sebanyak 3 kali dengan interval waktu 1 minggu. Sampel udang vannamei yang diambil total sampel dari 3 kali sampling adalah 90 ekor. Penelitian ini dilakukan melaui beberapa tahapan, yaitu pengambilan sampel udang vannamei, identifikasi, pemeriksaan pada sampel udang vannamei dan pengamatan serta perhitugan jumlah ektoparasit pada udang vannamei. Variabel penelitian berupa prevalensi dengan parameter jumlah udang yang terinfeksi; serta jenis jenis ektoparasit yang menyerang udang vannamei. prevalensi udang vannamei yang terinfeksi ektoparasit dihitung dengan membandingkan jumlah udang yang terinfeksi dengan udang yang diamati, sedangkan jenis-jenis ektoparasit diamati dengan proses identifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi ektoparasit yang didapat yaitu 33%. Beberapa jenis ektoparasit diantaranya yaitu Oodinium sp, Vorticella sp, dan Zoothanium sp.

Abtrak (Bhs. Inggris)The waters of Segara Anakan Cilacap have a variety of commodities, including the vannamei shrimp species which have high economic value in both the domestic and international markets. The Vannamei Shrimp (Litopenaeus vannamei) is a species of white shrimp cultivated in Indonesia that originates from Central American waters. The incidence of ectoparasite attack can be influenced by several aspects including water conditions, water temperature, geographical location, water depth and other atropogenic disturbances. Ectoparasite attack can cause a decrease in the population of vannamei shrimp in a waters.
This study aims to determine the prevalence of ectoparasites found in species of vannamei shrimp (Litopenaeus vannamei) caught by Segara Anakan Cilacap eustaria. The research method used is a survey method with random sampling technique. Vannamei shrimp samples were taken 3 times with 1 week intervals. Samples of vannamei shrimp taken from a total sample of 3 sampling times were 90 individuals. This research was conducted through several stages, namely vannamei shrimp sampling, identification, examination of vannamei shrimp samples and observation and calculation of the number of ectoparasites in vannamei shrimp. The research variables were prevalence with the parameter number of infected shrimp; and the types of ectoparasites that attack vannamei shrimp. The prevalence of vannamei shrimp infected with ectoparasites was calculated by comparing the number of infected shrimp with the observed shrimp, while the types of ectoparasites were observed by the identification process. The results showed that the prevalence of ectoparasites obtained was 33%. Several types of ectoparasites include Oodinium sp, Vorticella sp, and Zoothanium sp.
Kata kuncicilacap; ektoparasit; litopenaeus vannamei; prevalensi
Pembimbing 1Drh. Rokhmani., M.Si
Pembimbing 2Drs. Kusbiyanto., M.Si
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2021-05-21 11:46:35.31413
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.