Artikel Ilmiah : I1B017043 a.n. SHERINA INDAH FEBRILIANI

Kembali Update Delete

NIMI1B017043
NamamhsSHERINA INDAH FEBRILIANI
Judul ArtikelANALISIS FAKTOR-FAKTOR
YANG MEMPENGARUHI KELAHIRAN BAYI PREMATUR
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Bayi prematur merupakan bayi yang dilahirkan sebelum usia kehamilan lengkap 37 minggu. Bayi yang dilahirkan dalam kondisi prematur mengalami berbagai masalah kesehatan. Pencegahan kelahiran bayi prematur menjadi hal yang sangat penting, salah satunya dengan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kelahiran bayi prematur. Untuk itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kelahiran bayi prematur.
Metodologi: Desain kasus kontrol dengan pendekatan retrospektif. Data diambil dari rekam medis yang melibatkan 66 pasang ibu dan bayi (prematur dan cukup bulan) yang dilahirkan di RSUD. Dr. R. Goeteng Taroenadibrata pada tahun 2019. Sampel diambil menggunakan metode Convenience. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.
Hasil Penelitian: Mayoritas bayi prematur mengalami kondisi BBLR. Lama rawat bayi prematur lebih lama dibandingkan bayi cukup bulan. Tidak ada dominansi jenis kelamin yang ditemukan dalam penelitian ini. Faktor usia ibu dan pendidikan ibu tidak berhubungan dengan kelahiran bayi prematur (p=0,561, p=1,000). Semua ibu bayi prematur dan cukup bulan memiliki riwayat mengalami ketuban pecah dini dan tidak mengalami plasenta previa.
Kesimpulan: Faktor usia ibu dan pendidikan ibu tidak berhubungan dengan kelahiran bayi prematur di RSUD. Dr. R. Goeteng Taroenadibrata. Faktor ketuban pecah dini dan riwayat mengalami plasenta previa tidak dapat dianalisis dalam riset ini karena hasilnya konstan. Eksplorasi faktor ibu (usia, pendidikan, riwayat ketuban pecah dini, dan plasenta previa) di rumah sakit sangat perlu dilakukan di masa mendatang dengan memperbanyak jumlah sampel dan dilakukan randomisasi sampel.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background : Preterm birth is infants’ delivery before 37 weeks of gestation. Preterm birth impact on infants’ health problem. Preventing the preterm birth is pivotal with analysis factors related to preterm birth. This study was intended to analyzing factors related to preterm birth.
Methods : Cases and control design was used as study design. Data was taken from Dr. R. Goeteng Taroenadibrata Hospital’s medical record involving 66 dyad of mothers and preterm infants, and 66 dyad of mothers and fullterm infants. Convenience sampel was used in this study. Univariate and bivariate analysis using Chi-Square were used as statistical analysis.
Results : Most of preterm infants experienced low birth weight. Preterm infants were longer stay at hospital compared to fullterm infants. Surprisingly, there was no sex dominance in preterm birth. Maternal age and education were not associate with preterm birth ((p=0,561, p=1,000, respectively). All mothers with preterm and fullterm infants experienced Premature Rupture of Membran and not suffered Placenta Previa.
Conclusion : Maternal age and education were not associate with preterm birth at RSUD. Dr. R. Goeteng Taroenadibrata hospital. Premature Ruptur of Membran and Placento Previa factors cannot analysis since the data were constant. Exploring the maternal factors such as age, education, Premature Ruptur of Membrane, and Placenta Previa at Dr. R. Goeteng Taroenadibrata hospital are important with enhance the sample size and do sample randomization.
Kata kuncianalisis faktor, prematur, bayi risiko tinggi, Indonesia
Pembimbing 1Haryatiningsih Purwandari, S.Kep. Ns., M.Kep., Sp.Kep.An.
Pembimbing 2Erni Setiyowati, S.Kep. Ns., M.Kep., Sp.Kep.An.
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2021-05-20 15:55:44.095857
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.