| NIM | F1C017024 |
| Namamhs | PRASETYO PUNTO WICAKSONO |
| Judul Artikel | KAMPANYE MELALUI YOUTUBE SEBAGAI SOLUSI UNTUK MELESTARIKAN KESENIAN LENGGER LANANG |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Lengger Lanang merupakan salah satu kesenian tradisional yang berasal dari Kabupaten Banyumas. Kesenian ini lahir dari tradisi pemujaan terhadap Dewi Kesuburuan dan sudah terus dipraktikkan hingga kini. Tarian Lengger Lanang hanya dilakukan oleh laki-laki namun mereka berpakaian dan berdandan sebagai perempuan. Saat ini banyak orang yang tidak mengetahui sejarah dan makna dari tari Lengger Lanang sehingga semakin sedikit peminat yang ingin melestarikan kesenian tari Lengger Lanang. Di Zaman serba modern seperti ini banyak cara untuk mempromosikan sebuah pertunjukan, tak terkecuali kesenian tari Lengger Lanang. Penggunaan media sosial yang digunakan mencari informasi, berbagi informasi, hiburan, relaksasi, dan interaksi sosial dapat dimanfaat sebagai sarana untuk mempromosikan dan memperkenalkan kesenian tari Lengger Lanang. Penelitian ini menggunakan penetilian kualitatif dengan metode deskriptif. Data yang didapat diperoleh melalui hasil observasi dan wawancara sehingga dapat ditemukan beberapa informasi yang dapat disatukan dengan literatur yang sudah ada. Hasil dari penelitian ini berhasilnya kampanye promosi tari Lengger Lanang menggunakan media audio-visual sehingga menarik peminat penonton terutama kalangan anak muda. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Lengger Lanang is one of traditional cultures that come from Banyumas Regency. This culture was born from the tradition of worshiping the goddess of fertility and has been practiced until now. As previously stated, the Lengger Lanang dance is only performed by men, but they dress and dress up as women. Currently, many people do not know the history and meaning of the Lengger Lanang dance so that there are fewer enthusiasts who want to preserve the art of the Lengger Lanang dance. In this modern era, there are many ways to promote a performance, including the Lengger Lanang dance art. The use of social media which is used to find information, share information, entertainment, relaxation, and social interaction can be used as a means to promote and introduce the Lengger Lanang dance art. This study uses qualitative assessment with descriptive methods. The data obtained were obtained through observations and interviews so that some information could be found that could be integrated with existing literature. The results of this study were the success of the Lengger Lanang dance promotion campaign using audio-visual media so as to attract audience enthusiasts, especially young people. |
| Kata kunci | Lengger Lanang, Diskriminasi, Kampanye, Promosi, Media Sosial. |
| Pembimbing 1 | Dr. Mite Setiansah, M.Si |
| Pembimbing 2 | Petrus Imam Prawoto Jati, M.Si |
| Pembimbing 3 | Dr. Wiwik Novianti, M.I.Kom |
| Tahun | 2021 |
| Jumlah Halaman | 24 |
| Tgl. Entri | 2021-05-20 07:41:17.862141 |
|---|