Artikel Ilmiah : G1A017044 a.n. LUQLUN SALISA SUGIARTO

Kembali Update Delete

NIMG1A017044
NamamhsLUQLUN SALISA SUGIARTO
Judul ArtikelKORELASI ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT
DEPRESI PADA PASIEN HUMAN IMMUNODEFFICIENCY VIRUS (HIV)
POSITIF DI RSUD BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: HIV adalah salah satu penyakit infeksi kronis yang bisa
berpengaruh pada mental dan psikologis pasien. Penyakit ini menimbulkan
masalah psikiatri, salah satunya depresi. Depresi bisa mempengaruhi kualitas
hidup dan motivasi pasien. Untuk mengatasinya diperlukan dukungan sosial
yang baik dari keluarga pasien.
Tujuan: Untuk mengetahui korelasi antara dukungan keluarga dengan tingkat
depresi pada pasien HIV+ di RSUD Banyumas.
Metode: Penelitian ini dilakukan menggunakan analitik observasional dengan
pendekatan cross sectional. Data berupa data primer yang diambil dari kuesioner
dan data rekam medis dari 23 pasien HIV+ di RSUD Banyumas yang memenuhi
kriteria inklusi. Pengambilan data sampel dilakukan dengan teknik consecutive
sampling dengan mengambil data kuesioner L-MMPI, kuesioner BDI-II untuk
tingkat depresi, dan kuesioner dukungan keluarga Friedman. Kemudian dilakukan
analisis hipotesis menggunakan uji Spearman.
Hasil: Diperoleh data bahwa 60,9% responden memiliki dukungan keluarga yang
tinggi dan 30,4% responden tidak mengalami depresi atau normal. Korelasi
antara dukungan keluarga dengan tingkat depresi diolah menggunakan uji
korelasi Spearman rho dengan tingkat kemaknaan p ≤ 0,05. Didapatkan hasil
uji (p = 0,002) menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang bermakna antara
dukungan keluarga dengan tingkat depresi pasien HIV+ di RSUD Banyumas.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga
dengan tingkat depresi pasien HIV+. Perlu ditingkatkan dukungan keluarga untuk
mencegah terjadinya depresi pada pasien HIV+.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: HIV is a chronic infectious disease that can affect mental and
psychological patients. This disease causes psychiatric problems, for example
depression. Depression can affect the quality of life and motivation of patients. To
overcome this, good social support from the patient's family is needed.
Aim: To determine the correlation between family support and depression levels
in positive HIV patients at Banyumas Regional Public Hospital.
Methods: This research was conducted using observational analytic with cross
sectional approach. Primary data were collected from questionnaires and medical
records from 23 positive HIV patients at Banyumas General Hospital who met the
inclusion criteria. The sample datas were collected using consecutive sampling
technique by taking the L-MMPI questionnaire data, the BDI-II questionnaire for
depression levels, and the Friedman family support questionnaire. Afterwards,
hypothesis analysis was done using the Spearman test.
Results: Based on the research results, it was found that 60.9% of respondents
had high family support and 30.4% of respondents did not experience depression
or normal. The correlation between family support and depression level was
processed using the Spearman rho correlation test with a significance level of p ≤
0.05. The test results (p = 0.002) showed that there was a significant correlation
between family support and the depression level of positive HIV patients at
Banyumas Regional Public Hospital.
Conclusions: There was a significant correlation between family support and the
depression level of positive HIV patients at Banyumas Regional Public Hospital.
Family support is needed to prevent depression in positive HIV patient.
Kata kunciHIV+, dukungan keluarga, tingkat depresi
Pembimbing 1dr. Hilma Paramita, Sp. KJ
Pembimbing 2Dyah Woro Dwi Lestari, S. Psi,. M. A
Pembimbing 3-
Tahun2021
Jumlah Halaman108
Tgl. Entri2021-05-17 11:59:41.160599
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.