| NIM | F1A017062 |
| Namamhs | SALSABILA MAULIDA ASHRI |
| Judul Artikel | ANALISIS KOMENTAR BODY SHAMING OLEH PENGGUNA INSTAGRAM TERHADAP SELEBGRAM DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Instagram menjadi media sosial berbasis visual yang digunakan sebagai galeri digital, sehingga tampilan fisik seseorang menjadi perhatian utama yang dapat mempengaruhi cara pandang seseorang terhadap standarisasi kecantikan. Standar kecantikan tersebut kemudian dijadikan masyarakat sebagai tolak ukur untuk menilai fisik seseorang, dan jika seseorang tidak sesuai dengan standar tersebut akan rentan mengalami body shaming. Penelitian ini bertujuan unuk melihat bagaimana komentar body shaming muncul di kolom komentar akun milik selebgram. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif jenis analisis isi, dengan menggunakan teknik Quota Sampling dengan sampel sebanyak 30 akun selebgram. Metode analisis data yang digunakan adalah distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa komentar pada bagian jenis body shaming bentuk tubuh didominasi oleh komentar mengenai bentuk tubuh gemuk yang diterima oleh 14 selebgram. Pada jenis body shaming kondisi kondisi wajah, sebagian besar netizen mengomentari bentuk pipi selebgram yang chubby dan hidung yang tidak mancung dengan jumlah masing-masing 3 selebgram. Pada jenis body shaming kondisi kulit, komentar mengenai warna kulit yang hitam paling sering muncul sebanyak 4 selebgram. Selanjutnya, pada bagian jenis body shaming kondisi rambut, komentar mengenai kondisi rambut botak dan rambut yang rusak paling sering dituliskan oleh netizen di kolom komentar masing-masing sebanyak 2 selebgram. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Instagram is a visual-based social media used as digital gallery, so the physical appearance is the main concern which can affect the way people sees the beauty standards. The beauty standard then used by society to value someone’s physical appearance, and if someone does not fit with the standards, they would be able to experience body shaming. This study aims to see how body shaming comments appear in the comments section of celebgrams' accounts. This study used descriptive quantitative method of content analysis, using the Quota Sampling technique used 30 selebgram accounts. The data analysis method used is the frequency distribution. The results showed that comments on the type of body shaming were dominated by comments about the fat body shape received by 14 celebgrams. In the type of body shaming, the condition of the face, most of the netizens commented on the chubby cheeks and noses that were not sharp with 3 celebgrams in each. In the type of body shaming skin condition, comments about black skin color were often found in 4 celebgrams. Furthermore, in body shaming hair condition, comments about bald hair and damaged hair are often written by netizens in the comments section, each with 2 celebgrams. |
| Kata kunci | Body shaming, Instagram, Selebgram, media |
| Pembimbing 1 | Soetji Lestari |
| Pembimbing 2 | Tyas Retno Wulan |
| Pembimbing 3 | Ignatius Suksmadi Sutoyo |
| Tahun | 2021 |
| Jumlah Halaman | 18 |
| Tgl. Entri | 2021-05-14 11:33:19.437282 |
|---|